Jangan Tertipu Dengan Penampilan Agamis Kaum Teroris, Nabi Muhammad Telah Tunjukkan Cara Mengenalinya

Teroris yang tewas di Mapolda Riau NAHIMUNKARNEWS.COM -- Garis besar dan Ciri-ciri umum Teroris, Jangan Tertipu Dengan Penampilan Agam...

Teroris yang tewas di Mapolda Riau


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Garis besar dan Ciri-ciri umum Teroris, Jangan Tertipu Dengan Penampilan Agamis Kaum Teroris,  Nabi Muhammad Telah Tunjukkan Cara Mengenalinya,
Merasa paling bersyari'ah tapi kelakuannya kayak iblis

Alkisah...
Tubuh Abdullah bin Khabab, sahabat Nabi saw itu diseret kemudian disiksa hingga tewas.
Belum puas, Hubla istri Abdullah mengalami nasib lebih tragis. Perutnya dibelah dan isinya dikeluarkan.
Keluarganya, dari anak anak hingga orang tua juga dibantai tidak tersisa.

Begitulah cerita yang saya kutip dari Dr. Mustafa Murad, guru besar ahlussunah universitas Al-Azhar.

Pelaku sadis tersebut adalah Khawarij, kaum pembangkang dijaman pemerintahan Imam Ali, sepupu dan sahabat Nabi Muhammad saw.

Peristiwa memilukan itu lalu menjadi alasan sahih bagi Imam Ali untuk memulai operasi militer menumpas Khawarij.
Sesaat sebelum perang melawan pembangkang khawarij di Nahrawan meletus, Imam Ali mengutus sahabat besar Nabi Muhammad saw, Abdullah bin Abbas ra untuk berdialog dan menyelidiki keadaan mereka.

Mari kita dengarkan penjelasan Abdullah bin Abbas tentang ciri-ciri Khawarij, “Mereka adalah kaum yang menakjubkan dalam hal ibadah. Tampak bekas-bekas sujud di dahi mereka. Siang hari mereka berpuasa dan malam hari diisi dengan tahajjud dan membaca al-Quran. Mereka adalah qori dan kaum penghafal al-Quran.
Tubuh mereka kurus dan pucat karena banyak berpuasa. Pakaian mereka tampak kasar dan menjauhi dunia.

Mungkinkah mereka tersesat?”
Ketika mendengar penjelasan ibnu Abbas, sambil memandang kejauhan, Imam Ali menjawab : “Wahai Ibnu Abbas, seandainya tidak ada aku (setelah Rasulullah), maka tidak ada seorangpun yang sanggup dan yakin melawan mereka. Tapi cukuplah sebagai bukti kebenaranku, bahwa esok setelah peperangan, tidak lebih 10 orang dari mereka yang masih hidup, dan tidak lebih dari 10 orang pasukanku yang binasa.”
Ucapan Imam Ali terbukti.

Setelah perang, hanya 7 orang pasukan Imam Ali yang syahid dan hanya 9 orang pasukan Khawarij yang hidup.

Jauh sebelum Perang Nahwaran terjadi, Rasulullah saw sudah meramalkan kedatangan mereka.
Dahulu, di jaman Nabi saw di Madinah, ada seorang yang jika sholat, dia sudah datang sebelum sahabat nabi datang. Dan masih sholat, saat sahabat Nabi pulang.
Kagum atas ibadah orang ini, sahabat Nabi menceritakan kepada Nabi saw.

Ketika Nabi melihatnya, Nabi berkata,
“Aku seperti melihat bekas tamparan setan diwajahnya.”
Lalu Nabi mendatangi orang tersebut dan bertanya,
”Apakah waktu kamu sholat, kamu merasa tidak ada yang lebih baik dari dirimu?
“Benar, “ jawab orang tersebut, sambil masuk ke mesjid.

Nabi Muhammad lalu berkata kepada sahabatnya,
”Kelak akan muncul kaum dari keturunan orang tersebut. Bacaan al-Quran kamu tidak ada nilainya dibandingkan bacaan mereka, dan sholat kamu tidak ada nilainya dibandingkan sholat mereka, dan puasa kamu tidak ada artinya dibandingkan puasa mereka.

Mereka membaca al-Quran sehingga kamu akan menyangka bahwasanya al-Quran itu milik mereka saja, padahal sebenarnya al-Quran itu akan melaknat mereka.

Umatku akan menderita di tangan mereka. Merekalah seburuk-buruknya manusia. Jika aku hidup saat itu, aku akan bangkit melawan mereka"
(Shahih Bukhari Muslim).

Jadi, manusia paling buruk dimuka bumi, menurut Nabi Muhammad saw, ternyata bukanlah kaum pagan, atau kaum musyrik,atau kaum penyembah berhala atau ateis.
Ternyata manusia yang paling buruk menurut Nabi, adalah mereka yang justru menjadi ahli ibadah, ahli sujud, ahli al-Quran dan ahli puasa tetapi merasa paling baik dan merasa paling menjalankan syariah Islam.

Mereka menganggap sholat kita tidak sebanding dengan sholat mereka,puasa kita dipandang tidak ada apa-apanya dibandingkan puasa mereka tetapi saat bersamaan mereka mengkafirkan siapapun yang tidak sependapat dengan mereka. Selain itu, mereka berani menumpahkan darah siapapun yang beroposisi dengan mereka.

Adapun ciri-ciri fisiknya kurang lebih sbb:
1. Arloji di tangan kanan, 
2. Anti Tahlil, dan perkumpulan sholawat (bid'ah katanya) 
3. Baca Fatihah minus Bismillah, 
4. Gemar pakai shirwal/celana cingkrang ,
5. Kemeja ala Pakistan hingga pangkal paha tanpa kerah, 
6. Jidat hitam
7. Lebih suka pakai sandal jepit atau sandal gunung, 
8. Kumis dicukur dan jenggot dibiarkan semrawut tak teratur meski hanya beberapa helai, 
9. Benci rokok, 
10. Namanya sok Abu abuan,
11. Saling panggil Abi dan Umi dalam keluarga, 
12. Berdiri ngangkang saat sholat 
14. Sangat terobsesi melakukan sex dengan 72 bidadari.





Maka jika Anda melihat orang besorban dan berjidat hitam karena banyak sujud, maka Anda jangan kagum terlebih dahulu. Perhatikan, apakah dia mudah mengkafirkan orang lain atau merasa kelompoknya yang paling baik?

Jika jawabannya iya, bisa jadi orang tersebut sudah terjangkit virus Khawarij. Mereka adalah manusia yang paling buruk.Kaum yang merasa paling suci dan paling baik, inilah yang diperangi Imam Ali di Nahrawan.
Mereka memang ditumpas habis oleh Imam Ali, tapi embrio Khawarij abadi.1400 tahun setelah tertumpasnya Khawarij di Nahwaran, kaum yang paling merasa suci sehingga merasa memiliki hak untuk membunuh siapapun ini, muncul tepat dijantung Timur Tengah.

Mereka muncul dalam bentuknya yang paling bengis, - ISIS-Daulah Islam Irak dan Suriah, lahir dari rahim al-Qaeda, dan kini organisasi teroris ini telah meluluh lantakkan Suriah dan Irak.
Mereka menggunakan nama Islam hanya untuk membohongi manusia.

Suriah yang awalnya damai, negeri yang indah yang dihuni berbagai agama, negeri harmonis dimana Anda dapat menyaksikan Muslim Sunni duduk bersama Muslim Syiah, seorang Muslim bahu membahu dengan Kristen, sebuah masjid berdampingan gereja, kini luluh lantak diterjang kekerasan memilukan.
ISIS hampir melakukan semua kejahatan dan kebengisan yang hanya ada di abad-abad pertengahan.

 Mereka bukan hanya membunuh tawanan yang sudah menyerah bahkan mengeksekusi-nya di depan wanita dan anak-anak. Mereka juga menyembelih, menyiksa dan memutilasi mayat, menyalib pendeta dan para ulama, merusak masjid dan gereja.

Para korban bukan hanya kombatan, bahkan orang tua berusia lebih dari 100 tahun, wanita dan anak-anak juga menjadi target mereka.
Perbuatan bengis ini melanggar prinsip-prinsip Islam yang paling dasar. Mereka berniat mendirikan Negara Islam justru dengan melanggar syariat Islam.

Membunuh orang tua, wanita dan anak-anak, merusak masjid dan gereja (yang dilarang keras dalam Islam) . Bahkan dalam kondisi perang sekalipun.
Tidak heran jika Syaikh Ali Jumuah, ulama besar al-Azhar berkata:
“Takfiri (kaum yang suka mengkafirkan) adalah musuh kemanusiaan".

Perang berkepanjangan di Afghanistan seharusnya menjadi pelajaran. Takfiri Wahabi melakukan kerusakan di desa, kota dan lingkungan sekitarnya. Hal yang bahkan tidak dilakukan Uni Soviet sekalipun. Dimana Afghanistan sekarang? Berikan satu hari saja dimana tidak terjadi pembunuhan di Afghanistan karena ulah Takfiri.”

Maret 2014, Indonesia tiba-tiba dikejutkan oleh demonstrasi pendukung ISIS di Monas. Ratusan orang berdemontrasi membaiat ISIS sambil mengutuk demokrasi. Jumlah mereka kecil tapi teriakan mereka keras. Jika mereka diberangus, mereka teriak-teriak HAM. Dengan membaiat ISIS, sama artinya mereka tidak mengakui Pancasila dan NKRI, bahkan menganggap pancasila dan NKRI sebagai negara thogut(halal darah penduduknya).

Ini sangat berbahaya, mereka ditengah masyarakat bahkan ditubuh islam bagaikan parasit yang menggerogoti daging.
Waspadalah dan lawan mereka! Jangan sampai mereka sampai hadir didepan pintu rumah kita.


#ISLAMRAHMATANLILALAMIN
#KAMITIDAKTAKUT
#NKRIHARGAMATI
#KAMIBERSAMAPOLRI
#ISIS_JAT_JAD_ITU_KHAWARIJ
Name

Afrika Agama dan Aliran Ahlusunnah Amerika Analisis Artis Berita Budha China Denny Siregar Dina Y Sulaiman Dunia Eropa FATWA MUI Fitna_Wahabi FPI Hikmah Hindu History HTI Humor Politik Indonesia Info Menarik Inggris Inspiratif Irak Iran Ismail Amin Jonru Kekejaman ISIS Kesehatan Khilafah Kristen Libanon Malaysia Maroko Mesir Muhammadiyah Muhsin Labib MUI Nigeria NU Palestina Pejabat Publik Penghayat Kepercayaan Perancis Politik Radikalisasi Kampus Radikalisme Refleksi Renungan Rusia Saudi Sulaiman Djaya Sumanto Al Qurtuby Suriah Syi'ah Terorisme Testimoni Tokoh Turki Ust Abu Janda Al-Boliwudi Video Wahabi Yaman Zain oul Mottaqin Ahmed
false
ltr
item
Nahimunkar News: Jangan Tertipu Dengan Penampilan Agamis Kaum Teroris, Nabi Muhammad Telah Tunjukkan Cara Mengenalinya
Jangan Tertipu Dengan Penampilan Agamis Kaum Teroris, Nabi Muhammad Telah Tunjukkan Cara Mengenalinya
https://4.bp.blogspot.com/-JQG6bgR1hRg/WvxjMpKngvI/AAAAAAAAAPQ/MgAYjp_LHS0ri3NP4Kfi9hmzgEQNhUCYQCLcBGAs/s320/Wajah-bengis-teroris.png
https://4.bp.blogspot.com/-JQG6bgR1hRg/WvxjMpKngvI/AAAAAAAAAPQ/MgAYjp_LHS0ri3NP4Kfi9hmzgEQNhUCYQCLcBGAs/s72-c/Wajah-bengis-teroris.png
Nahimunkar News
http://www.nahimunkarnews.com/2018/05/jangan-tertipu-dengan-penampilan-agamis.html
http://www.nahimunkarnews.com/
http://www.nahimunkarnews.com/
http://www.nahimunkarnews.com/2018/05/jangan-tertipu-dengan-penampilan-agamis.html
true
8345906964687807860
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy