Ketua Muhammadiyah: Muslim Yang Baik Bukan Yang Sedikit Sedikit Ucapkan 'Allahu Akbar'

Menurut Haedar Nashir, Muslim yang baik bukan mereka yang sedikit-sedikit meneriakkan “Allahu Akbar” untuk sesuatu yang sebenarnya sangat...

Menurut Haedar Nashir, Muslim yang baik bukan mereka yang sedikit-sedikit meneriakkan “Allahu Akbar” untuk sesuatu yang sebenarnya sangat politis dan bukannya religius. 



NAHIMUNKARNEWS.COM -- Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir melarang pekik “Allahu Akbar” saat pertemuan internal Muhammadiyah mengingat kalimat ini sering disalahgunakan.

Haedar menyatakan, tindakan tidak populis ini terpaksa diambilnya untuk melawan pihak-pihak yang sudah menyalahgunakan kalimat suci tersebut.

Menurut Haedar, dirinya ingin menunjukkan bahwa Muslim yang baik adalah Muslim yang berilmu dan berkontribusi  positif bagi masyarakat, bukan mereka yang sedikit-sedikit meneriakkan “Allahu Akbar” untuk sesuatu yang sebenarnya sangat politis dan bukannya religius.

“Allahu akbar adalah kalimat toyyibah, kalimat yang tinggi dan agung, bukan untuk dikorupsi menjadi alat politik atau alat untuk meraih kepentingan sendiri dan kelompok,” kata Haedar di Forum Diskusi Persatuan Mahasiswa Indonesia di The University of Queensland (UQISA).

Dalam pemaparannya di depan para mahasiswa dan staf pengajar UQ, Haedar juga mengakui adanya mahasiswa Indonesia yang justru menjadi radikal setelah kuliah di luar negeri. Menurutnya ini semacam fenomena “salah pergaulan”.

“Karena itu bila kita tidak bisa mempengaruhi, sebaiknya jangan bergaul dengan mereka yang sudah diketahui berpaham radikal,” katanya.

Fenomena ini pula yang menurutnya membuat posisi Muhammadiyah, NU, dan mayoritas Muslim Indonesia yang moderat menjadi sangat penting serta perlu memperkuat posisi Muslim moderat di masyarakat.

Muhammadiyah sendiri justru menawarkan pendekatan moderasi dalam berhadapan dengan kelompok radikal, bukan deradikalisasi.

Deradikalisasi, kata Haedar, adalah berusaha mengubah pihak radikal dengan cara yang juga radikal. Ia merasa pendekatan ini kurang pas, terutama untuk jangka panjang, karenanya Muhammadiyah mengedepankan moderasi.

"Kelompok radikal biasanya mereaksi pihak lain yang sama radikalnya. Misalnya, ada kelompok yang ngotot menolak LGBT sementara di ujung spektrum yang lain ada kelompok yang tak kalah radikalnya dalam mendorong pengakuan hak LGBT," ujar Haedar.

Aspek krusial lain yang dilihat Muhammadiyah adalah penegakan hukum. Masyarakat akan terus memantau bagaimana aparat, sebagai representasi negara, memperlakukan pihak-pihak yang dipersepsi melakukan hal yang sama.

Kelompok moderat seperti Muhammadiyah dan NU sangat penting dalam membendung pertumbuhan radikalisme. Bila negara secara tidak langsung ikut berkontribusi “menumbuhkan” kelompok radikal dengan kebijakannya yang tidak adil, maka peran yang diemban kelompok moderat menjadi makin berat.

Padahal, di saat yang sama, Muhammadiyah, NU, dan kelompok moderat lain juga harus bekerja keras membangun agar umat Islam maju dan mapan baik di ranah politik, ekonomi, pendidikan, bisnis, budaya dan lainnya.

“Umat Islam yang moderat ini takkan bisa menjalankan perannya dengan baik dalam menjaga stabilitas di masyarakat bila dirinya sendiri terbelakang,” kata Haedar.[DBS/NMn]
Name

Afrika Agama dan Aliran Ahlusunnah Amerika Analisis Artis Berita Budha China Denny Siregar Dina Y Sulaiman Dunia Eropa FATWA MUI Fitna_Wahabi FPI Hikmah Hindu History HTI Humor Politik Indonesia Info Menarik Inggris Inspiratif Irak Iran Ismail Amin Jonru Kekejaman ISIS Kesehatan Khilafah Kristen Libanon Malaysia Maroko Mesir Muhammadiyah Muhsin Labib MUI Nigeria NU Palestina Pejabat Publik Penghayat Kepercayaan Perancis Politik Radikalisasi Kampus Radikalisme Refleksi Renungan Rusia Saudi Sulaiman Djaya Sumanto Al Qurtuby Suriah Syi'ah Terorisme Testimoni Tokoh Turki Ust Abu Janda Al-Boliwudi Video Wahabi Yaman Zain oul Mottaqin Ahmed
false
ltr
item
Nahimunkar News: Ketua Muhammadiyah: Muslim Yang Baik Bukan Yang Sedikit Sedikit Ucapkan 'Allahu Akbar'
Ketua Muhammadiyah: Muslim Yang Baik Bukan Yang Sedikit Sedikit Ucapkan 'Allahu Akbar'
https://3.bp.blogspot.com/-MFOeEcKE91c/WpBpDNRXOEI/AAAAAAAAAKI/iagch3gne3UBsZN8Ag5LI9LpVrEZ7yOPACLcBGAs/s320/Ketua%2BMuhammadiyah%2BHaedar%2BNashir.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-MFOeEcKE91c/WpBpDNRXOEI/AAAAAAAAAKI/iagch3gne3UBsZN8Ag5LI9LpVrEZ7yOPACLcBGAs/s72-c/Ketua%2BMuhammadiyah%2BHaedar%2BNashir.jpg
Nahimunkar News
http://www.nahimunkarnews.com/2018/02/ketua-muhammadiyah-muslim-yang-baik.html
http://www.nahimunkarnews.com/
http://www.nahimunkarnews.com/
http://www.nahimunkarnews.com/2018/02/ketua-muhammadiyah-muslim-yang-baik.html
true
8345906964687807860
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy