Takut Kebohongannya Terbongkar Publik Kivlan Zein Tak Berani Laporkan Markas PKI yang Ditemukannya Ke Polisi



Nahimunkarnews.com -- Takut Kebohongannya Terbongkar Publik Kivlan Zein Tak Berani Laporkan Markas PKI yang Ditemukannya Ke Polisi. Mayjend TNI (Purn) Kivlan Zein dalam simposium nasional ‘Mengamankan Pancasila dari Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain’ mengatakan bahwa dua minggu lalu, sudah berdiri Partai Komunis Indonesia (PKI) di bawah pimpinan Wahyu Setiaji.

Ia berujar bahwa PKI sudah memiliki struktur hingga tingkat desa dan bermarkas di wilayah Matraman, Jakarta Pusat.

Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin tak mempermasalahkan Kivlan berbicara di publik, namun dirinya mengingatkan Kivlan untuk memberikan pembuktian atas ucapannya.

Baca juga: Peneliti Utama LIPI: Isu PKI Dihembuskan Politikus Busuk dan Radikalis Agama 


"Daerah demokrasi ini bebaslah orang bicara. Tapi buktikan. Kalau tidak terbukti akan ada reaksi," kata Tubagus di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/6/2016).

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu juga mendapat informasi bahwa markas PKI yang dimaksud Kivlan dalah gedung tua yang sudah kosong.

"Misalnya, saya dapat informasi bahwa deklarasi di Jalan Matraman itu gedungnya ternyata tidak ada. Gedungnya tua tidak dipakai dan sebagainya," kata Tubagus.

Meski demikian, Tubagus sepakat bahwa PKI adalah partai terlarang di Indonesia. Oleh karenanya, ia menyarankan Kivlan agar melaporankan penemuan tersebut ke polisi jika memang ada(red:dan tidak membohongi publik). "Laporkan saja kepada polisi," tutupnya.[PP/NMn]

No comments:
Write komentar