[VIDEO] Orang luar lecehkan Masjid Marah, Aa Gym Lecehkan dan menistakan Masjid Pura pura Tidak tahu


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Orang luar lecehkan Masjid Marah, Aa Gym Lecehkan dan menistakan Masjid Pura pura Tidak tahu. Ketika orang luar menjadikan tempat yang diduga sebuah masjid sebagai tempat bermain olahraga Badminton umat islam bumi datar begitu heboh. Segala bentuk cibiran dan caci maki keluar dalam bentuk komentar dalam foto yang diunggah. Sasarannya lagi-lagi non muslim yang dituduh melecehkan dan menghina Islam.

Tapi anehnya mereka diam dan pura-pura tidak tahu ketika artis Religi Abdullah Gymnastiar atau AA Gym Bermain olahraga Panahan didalam Masjid.

Beberapa hari yang lalu sempat heboh video AA Gym yang menggunakan masjid untuk tempat bermain dan latihan memanah. Video tersebut sangat kontroversi sehingga banyak netizen yang mencibir dan mengecam kelakuan tak pantas tersebut.

Lihat ini Videonya -

Dan berikut Beberapa komentar yang sempat dilontarkan netizen

@Rahman: video ini dari sumber yang terpercaya, sang kepala agama bermain panah di masjid.apakah dia menista jika seperti ini?

@Habibah: Enak ya pak yai mesjid diinjak-injak buat main panah-panahan, Habis itu minta maaf. 


AA Gym pun secara terbuka menanggapi hal ini dengan meminta maaf kepada seluruh umat islam karena telah lalai.
"Tidak ada manusia yang sempurna, seorang ustad pun pasti bisa salah. Saya AA Gym mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh umat muslim. Saya tidak ada niat kotor, saya hanya bermain panah untuk mengisi waktu luang saya. Allah saja maha pemaaf, apalagi saudara muslim semua pasti mau memaafkan kecerobohan saya ini," kata AA Gym.

Banyak pihak menyayangkan, sungguh tidak adil negeri indonesia, seseorang yang salah berbicara malah dianggap menistakan agama, sedangkan ustad malah berlatih panah di masjid.

masjid adalah tempat beribadah yang suci,untuk umat muslim tapi dipakai untuk berlatih olahraga panahan. Pertanyaannya apakah mereka mau memaafkan jika umat non muslim yang dituduh menghina islam tersebut telah meminta maaf?? (NMn)

No comments:
Write komentar