Kami Peringatkan Bahaya ISIS Sejak Lama, Dan Masyarakat Terlambat Menyadarinya



NDESOMU KAPAN SEMBUH?
(Kami Memperingatkan Bahaya ISIS Sejak Lama, Dan Masyarakat Terlambat Menyadarinya)

Masih teringat sejak 2012 saya bersama beberapa kawan sudah keras memperingatkan tentang bahaya ISIL (Islamic State of Iraq and Levant) sebelum mereka bertransformasi menjadi ISIS yang dikenal masyarakat sekarang.

Saya masih ingat bagaimana 3 atau 4 tahun lalu sempat membuat tulisan tentang bahaya ISIS dan ancaman globalnya karena hanya dalam waktu 1 tahun mereka bisa mengumpulkan militan yang jumlahnya menyamai yang dimiliki Al-Qaeda dalam 10 tahun.

Masih teringat bagaimana 3 tahun lalu ratusan simpatisan mereka di Jakarta bisa mengadakan aksi "We are All ISIS" di bundaran HI dan bahkan mendapat kawalan aparat. Saya ingat saat itu bahaya ISIS belum masif diberitakan & diketahui masyarakat. Banyak status-status bersliweran yang memuji & memuja ISIS.

Bahkan Abu Jibril bersama arrahmahdotcom nya memuja kelompok ini sebelum akhirnya ISIS dan Jabhat Nushrah (afiliasi Abu Jibril) saling penggal dan si bangkotan ini malah mempropagandakan ISIS adalah ciptaan Syi'ah dan rezim Assad.

Saat itu saya sudah mengutuk mereka dan memperingatkan akan bahaya mereka. Saat itu saya dicaci beberapa kawan yang mengatakan saya munafiq yang anti terhadap "Panji-panji Hitam Al Mahdi" yang dijanjikan Allah.

Seiring waktu mereka terdiam, ISIS sudah tanpa malu memamerkan video-video penyembelihan manusia, Hillary Clinton mengakui membiayai para Wahabi Al-Qaeda yang jadi cikal bakal ISIS, dan belakangan Trump menyebut Hillary & Obama sebagai 'Founder & co-founder of ISIS'.

Mereka bimbang, apakah ini Panji-panji Hitam yang dijanjikan Rasulullah?

Sampai hari ini saya masih konsisten mengutuk ISIS dan mereka hanya terdiam. Malu? Dimana malumu dulu saat menyebut ISIS sebagai "Ashabur Rayati Suud" yang dijanjikan?

Dimana dulu sebutan munafiqmu pada saya? Sebenarnya yang munafiq itu siapa, saya yang konsisten sejak dulu, atau kalian yang seperti bunglon yang mulai keder setelah Panglima TNI berkata "Bila ISIS berani masuk akan kami tebas!"

Masih ingat bagaimana sejak awal konflik Suriah saya memperingatkan bahwa Jabhat Nushrah, FSA dll adalah para proxy Israel dan USA disaat begitu banyak masyarakat yang tertipu para begundal berjubah agama yang menggalang donasi berkedok #DeritaSuriah, #SaveAleppo dll untuk mendukung teroris yang saya peringatkan itu.

Sekarang dimana kata-kata saya yang tidak terbukti? Dan hari ini saya peringatkan kalian atas bahaya HTI, FPI, FUI, ANNAS dan MMI bagi NKRI. Kalau Anda masih memilih bodoh itu bukan urusan saya. Paling saya cuma akan bertanya "Ndesomu kapan sembuh?"

Penulis:  Ahmed Zain Oul Mottaqin

No comments:
Write komentar