FIFA Tolak Usulan Saudi dan AS Cabut Hak Qatar Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia



NAHIMUNKARNEWS.COM -- FIFA tolak Usulan Saudi dan AS Cabut Hak Qatar Sebagai tuan rumah Penyelenggara Piala Dunia. Awal pekan ini, sebuah tim lobi yang dibentuk Arab Saudi untuk memengaruhi FIFA mengatakan, bahwa Qatar harus dicabut haknya sebagai penyelenggara Piala Dunia 2022 karena telah dituduh melakukan "pelanggaran etika" dan "dukungan untuk terorisme". Tuduhan Saudi tersebut langsung dibantah Qatar dengan keras.

Qatar mengatakan awal bulan ini sebuah keretakan dengan negara-negara Teluk Arab lainnya yang mencakup sanksi ekonomi terhadap Doha tidak mempengaruhi persiapan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia, dan sumber alternatif untuk tempat dan bangunan telah dipersiapkan.

FIFA mengatakan bahwa pihaknya berada dalam "kontak reguler" dengan Qatar, setelah Arab Saudi, Bahrain, UEA dan Mesir memutuskan hubungan dengan Doha, dan menuduhnya mendukung Iran dan mendanai kelompok-kelompok teror. Tapi Qatar membantah tuduhan tersebut.

Laporan FIFA akan menjadi dukungan kredibilitas dan upaya Qatar untuk menjadi tuan rumah acara bergengsi tersebut karena saingan-saingannya di Teluk sekarang telah membawa olahraga ke dalam salah satu poin untuk memblokade Doha.

Dalam laporan tim lobi Saudi , "Qatar menjadi tuan rumah olahraga di bawah bendera terorisme", Komite Urusan Hubungan Masyarakat Saudi Amerika (SAPRAC) yang berbasis di Washington mengklaim memiliki "bukti konkret" bahwa pemerintah Qatar mendanai organisasi teroris, namun tidak menjelaskan secara rinci. Doha telah menolak tuduhan tanpa dasar tersebut.

Perwakilan Tim Salman al-Ansari menjelaskan, "SAPRAC adalah kelompok lobi yang terkait dengan pemerintah Saudi di Washington DC, yang memiliki hubungan dekat dengan Komite Urusan Publik Israel Amerika Saudi (AIPAC) .

Laporan FIFA menyebutkan, "seperti semua investigasi sebelumnya, telah membuktikan integritas  Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 seperti yang telah kami tekankan sejak awal."

Sementara itu Hassan al-Thawadi, sekretaris jenderal sepak bola Qatar, menulis di akun Twitternya.

"Jawaban kami terhadap para penentang (Arab Saudi, Bahrain, UEA dan Mesir) , kami akan bekerja lebih keras di lapangan, kami baru saja meresmikan stadion pertama turnamen ini, dan kami akan melanjutkan persiapan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia pertama di dunia Arab pada tahun 2022," tambahnya.(NMn)

No comments:
Write komentar