Penerapan Jakarta Bersyariah Ternyata Bukan Isapan Jempol Jika Anies Sandi Menang Pilgub



NAHIMUNKARNEWS.COM -- Nampaknya issu Jakarta bersyariah bukan isapan jempol jika Anies Baswedan terpilih jadi Gubernur DKI. Hal ini sudah dalam tahap penerapan dan hanya tinggal membuat legalitas hukumnya saja seperti dibahas dalam Pertemuan antara FPI dan tokoh partai pendukung Anies-Sandi .

Pemasangan Spanduk untuk menegakkan syariah Islam di Jakarta jika Anies Sandi terpilih jadi Gubernur mulai marak. Hal ini bisa dilihat dari Cuitan salah satu ustad pendukung penegakan hukum islam.
Dalam tulisannya ditwiter ustad Haris (@cangharis) melarang siapa saja untuk mencopot spanduk penegakan #Jakarta Bersyariah yang terpasang.



Sementara itu Sekjen FPI Novel Bamukmin berharap kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan - Sandiaga Uno, mampu menyempurnakan syariat Islam di Jakarta. Novel mengklaim bahwa syariat Islam di Jakarta sudah berjalan 75 persen.

"Yang dimaksud syariat Islam di sini yaitu ahkamul daulah. Hukum Islam yang berkenaan tentang kenegaraan," kata Novel saat dihubungi, Jakarta, Selasa (4/4).

Menurut Novel, syariat Islam yang sudah berjalan seperti di bidang ekonomi dengan hadirnya bank syariah, asuransi syariah, dan lembaga zakat syariah. Di bidang pendidikan dengan madrasah MI/MTs/MA dan pesantren.

Sekjen Dewan Syuro DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta ini berharap jika nantinya Anies-Sandi terpilih konsep syariah secara menyeluruh bisa diterapkan di Jakarta.

"Seperti di Aceh berjalan dengan proses walau belum sempurna," ucapnya.

Meskipun demikian, Novel Bamukmin sadar bahwa itu semua adalah wewenang Anies-Sandi. Dirinya mengaku hanya bisa berharap dengan cara Anies-Sandi bisa memberikan penjelasan yang benar dan menyejukkan kepada semua warga Jakarta tentang konsep syariah Islam.

"Tentunya dengan bisa memanfaatkan komponen masyarakat dan pemerintah," tandasnya.(pp/NMn)

No comments:
Write komentar