Ide Larangan Mensholatkan Jenazah Pendukung Ahok Muncul dari Wasekjen MUI Tengku Zulkarnaen

Cuitan wasekjen MUI Tengku Zulkarnaen yang melarang umat islam Jakarta untuk mensholatkan jenazah yang mendukung Ahok karena telah dianggap menistakan agama, padahal proses hukumnya masih berjalan dan belum ada keputusan tetap. 


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Ternyata Masjid yang memasang spanduk berisi berisi tulisan: "Masjid Ini Tidak Mensholatkan Jenazah Pendukung dan Pembela Penista Agama", yang terdapat di Jakarta Selatan adalah ide dari Wasekjen MUI Tengku Zulkarnaen. Ide tersebut muncul dari wasekjen MUI Tengku Zulkarnaen yang ditulis melalui akun Twitter nya.



Menurut Sekjen FPI Novel Bamukmin yang menindaklanjuti fatwa itu mengungkapkan spanduk berisi pesan seperti itu ada di banyak masjid dan musala di Jakarta. "Bukan di Al Jihad saja. Ada juga di daerah Jakarta Selatan, banyak. Di Jakarta Pusat di daerah Kota, Pekojan, juga," kata Novel. Bahkan, Novel mengaku juga membuat selebaran sendiri dan menyebarkannya ke masjid dan musala. "Saya sendiri yang bikin selebaran, Imbauan dari wasekjen MUI bahwa sanksi daripada memilih pemimpin kafir itu haram hukumnya. Dan sanksinya berat, tidak boleh disalatkan jenazahnya.(Tn/MNm)

No comments:
Write komentar