Inilah Daftar 22 Kepala Daerah Non Muslim Yang Diusung Partai Islam

Lucu.. Orang Islam Mengangkat Non Muslim Menjadi 'Pemimpin' Hanya dilarang untuk Ahok. Terbukti sebanyak 22 calon  Kepala Daerah Non Muslim yang ikut pemilihan kepala daerah diangkat dan diusung oleh partai yang berbasis Islam.  


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Dari 101 daerah yang menggelar pilkada tahun 2017 ini, ternyata sedikitnya ada 22 pasangan calon kepala daerah nonmuslim yang justru diusung partai Islam, baik sendiri maupun berkoalisi dengan partai lain. Calon nonmuslim itu menempati baik posisi kepala daerah maupun wakilnya, atau kedua-duanya.

Bahkan, dari 22 calon itu, beberapa diantaranya hampir bisa dipastikan menang berdasarkan data Form C1 (perhitungan hasil TPS) yang ditampilkan di situs resmi KPU di alamat pilkada2017.kpu.go.id/hasil .

Partai Islam yang dimaksud adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Jika dihitung dengan calon yang diusung oleh partai yang kentang dengan keislaman seperti Partai Amanat Nasional (PAN) atau Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), jumlahnya lebih banyak lagi.

Berikut 22 pasangan calon nonmuslim yang diusung Partai Islam.

1. Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara

PKS berkoalisi dengan PDI Perjuangan, PAN, Nasdem dan PKB mengusung pasangan Hj Yasti Soepredjo Mokoagow dan Yanny Ronny Tuuk yang merupakan kombinasi pasangan muslimah-Kristen.

Pasangan ini hampir pasti memenangkan pilkada di Kabupaten Bolaang Mongondow dengan perolehan 64,88 persen. Calon yang diusung koalisi partai Islam-Nasionalis ini mengalahkan pasangan yang diusung koalisi Demokrat-Gerindra-Golkar yang hanya memperoleh 35,12 persen suara.

Berdasarkan data Form C1 yang sudah 100 persen, partisipasi pemilih terlihat mencapai 81 persen dari total 171.213 pemilih di kabupaten ini.

2. Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur

PPP turut dalam barisan koalisi partai pendukung pasangan Jefirstson Riwu Kore-Hermanus Man dalam pemilihan wali kota Kupang 2017. Jefirstson merupakan politisi Partai Demokrat beragama Kristen, sedangkan Hermanus Man yang beragama Katolik menjabat wakil wali kota periode sebelumnya, 2012-2017.

Pasangan ini didukung koalisi Demokrat, PAN, PPP dan Gerindra. Berdasarkan data sementara Form C1 di situs KPU yang sudah masuk 100 persen, pasangan Jefirstson-Hermanus hampir bisa dipastikan memenangi pilkada tahun ini, dengan perolehan 52,86 persen suara.

Pasangan itu mengalahkan petahana, Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus, wali kota petahana yang diusung PDIP, Nasdem, Hanura, PKPI, Golkar dan PKB.

TIngkat partisipasi pemilih di Kota Kupang mencapai 70,1 persen dari total 238.711 pemilih.

3. Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku

Pasangan Petrus Fatlolon-Agustinus Utuwaly untuk sementara memimpin perolehan suara pada pemilihan pemilihan bupati Maluku Tenggara Barat 2017.

Berdasarkan data masuk sebanyak 28 persen, pasangan itu memperoleh dukungan suara sementara 41,61 persen mengungguli dua pasangan lain.

Petrus Fatlolon yang memimpin DPRD Kota Sorong periode 2014-2019 itu maju dalam pemilihan bupati Maluku Tenggara Barat dengan dukungandari PKS, Nasdem, Demokrat, Gerindra, Hanura, PKB dan PKPI.

Meski berlatar belakang Katolik, Petrus selama ini akrab dengan kehidupan keagamaan Islam. Ia bahkan berkuliah S1 di Universitas Al-Amin Sorong pada 2006, dan sempat mengajar di Universitas Muhammadiyah Sorong pada 2013.

4. Kota Ambon, Maluku

Koalisi partai PPP, Golkar dan Nasdem mengusung pasangan Richard Louhenapessy-Syarif Hadler dalam pemilihan wali kota Ambon 2017.

Richard merupakan wali kota Ambon periode 2011-2016, dan maju untuk periode kedua menggandeng pengurus DPW PPP Syarif Hadler pada pemilihan kali ini.

Pasangan toleransi Kristen-Islam ini ternyata berpeluang besar memenangkan pilkada kali ini dengan memperoleh dukungan 54,61 persen suara.

Sementara itu, pasangan toleransi lainnya, Paulus Kastanya-Muhamad Aryn S Latuconsina yang diusung koalisi PKS, PBB, Demokrat, PDIP, Gerindra, Hanura, PKB dan PAN sementara tertinggal 45,39 persen.

Berdasarkan data di situs KPU yang sudah mencakup 88,3 persen, partisipasi pemilih sebanyak 64 persen dari total 214.981 pemilih.

5. Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah

Di wilayah ini PPP mendukung pasangan H. Irianto Malingong-Hesmon Firatoni VL Pandili untuk pemilihan bupati. Pasangan kombinasi Islam-Protestan ini selain didukung PPP juga diusung partai lain yaitu Golkar, PAN dan Nasdem.

Namun, pasangan ini hanya memperoleh 32,89 persen. Irianto-Hesmon hanya menempati urutan kedua terbanyak di bawah pasangan Zainal Mus-Rais Adam yang diusung PKS, Demokrat, PBB dan Hanura. [ Baca Lanjutannya]

No comments:
Write komentar