Sering Ceramah di Gereja Tak Halangi Basuki Hariman Lakukan Korupsi

Dua tersangka korupsi suap  yang sama sama Berkedok sebagai penceramah agama. Yang satu berlagak ustad dan satunya pendeta 


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Tersangka penyuap Patrialis Akbar, Basuki Hariman ternyata merupakan seorang pendeta yang juga dikenal sebagai Ketua Sinode Gereja Bethel Pembaruan. Akan tetapi Basuki lebih dikenal sebagai pengusaha besar dalam bisnis impor daging yang memiliki 20 perusahaan.

Basuki ditangkap oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bersama 10 orang di tiga tempat berbeda, pada Rabu, 25 Januari 2017. Dalam penangkapan itu, diciduk juga Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar. Basuki sendiri ditangkap karena diduga memberikan suap kepada Patrialis US$ 20 ribu dan Sin$ 200 ribu atau setara Rp 2,15 miliar.

Suap ini sendiri ditujukan untuk mempengaruhi putusan MK terhadap permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dirinya bahkan pernah diperiksa terkait kasus suap impor daging sapi 2011 yang melibatkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat itu, Luthfi Hasan Ishaaq.

Selain itu Basuki juga pernah menjadi Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (2003-2008). Saat itu berkongsi dengan adiknya, Yongki Hariman, mengendalikan PT Impexindo Pratama, CV Sumber Laut Perkasa, PT Aman Abadi Nusa Makmur, dan PT Cahaya Sakti Utama. Empat perusahaan itu punya alamat sama: Kompleks Perkantoran Danau Sunter, Jakarta Utara.

Basuki pun mempunyai gudang penyimpanan daging yang bertebaran di Jakarta Raya. Ada yang di Kompleks Pergudangan Kosambi Permai, Jakarta Barat. Satu lagi di tepi Jalan Raya Jonggol, Cileungsi.(DBS)

No comments:
Write komentar