Saudi Kembali Undang Iran Untuk berpartisipasi dalam kegiatan Ibadah Haji


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Wakil Wali Faqih untuk Urusan Haji dan Ziarah Republik Islam Iran mengabarkan bahwa Iran telah menerima undangan resmi dari Saudi untuk menunaikan haji tahun depan.

Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Ali Qadhi 'Askar mengabarkan berita tersebut dalam pertemuan Organisasi Haji dan Ziarah Iran, Senin (9/1/2017).

"Teks undangan ini tidak jauh berbeda dengan undangan undangan sebelumnya, dan sesuai dengan topik-topik yang diinginkan, Republik Islam Iran akan mengirim balasan dalam beberapa hari mendatang,"ujarnya.

Menurutnya, delegasi Iran akan segera dikirim ke Saudi untuk membahas masalah tersebut.

"Mukadimah yang diperlukan akan disiapkan untuk berpartisipasi dalam perundingan bilateral dengan para pejabat haji Saudi, "imbuhnya.

Sayid Qadhi 'Askar lebih lanjut menekankan pentingnya untuk mempercepat aktivitas komite-komite ahli guna menentukan poros perundingan dan berbagai poin penting untuk pelaksanaan haji bagi warga Iran.

Menurutnya, tuntutan Iran termasuk hal-hal yang terkait dengan para Syuhada Masjidil Haram dan Mina akan diutarakan dalam perundingan tersebut.

Sebelumnya, Mohammad Benten, Menteri Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengabarkan undangan kepada delegasi Organisasi Haji dan Ziarah Iran untuk berpartisipasi dalam pertemuan koordinasi pelaksanaan manasik haji.

Pada tahun 2015, lebih dari 7.000 jemaah haji termasuk 477 jemaah haji Iran meninggal dunia dalam dua tragedi di Mekah dan Mina akibat ketidakmampuan pemerintah Arab Saudi dalam mengelola pelaksanaan ibadah haji.

Sumber : Pars Today 

No comments:
Write komentar