GP Ansor NU dan Forum Kebangsaan Jawa Timur Siap Bubarkan FPI

GP Ansor NU Dan Forum Kebangsaan Jawa Timur Siap Membubarkan FPI 


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Forum Kebangsaan Jawa Timur menilai Front Pembela Islam (FPI) telah melakukan disharmoni yang mengarah pada perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Oleh karena itu Forum Kebangsaan Jawa Timur mengaku siap berhadap dengan ormas pimpinan Rizieq Syihab tersebut.

Untuk itu, forum yang dimotori PW GP Ansor, PKC PMII, Korda GMNI, Mapancas, DPD GAMKI, DPD GMKI, Komunitas Anti Hoax, GPPRI, dan PW Lesbumi Jawa Timur tengah mempersiapkan diri dengan menggelar pertemuan.

Pertemuan tersebut, kata Ketua Forum Kebangsaan Jawa Timur Rudi Triwahid, untuk mencermati perkembangan politik belakangan ini, yang telah menunjukkan gejala-gejala memprihatinkan. Termasuk melecehkan Pancasila.

"Bahkan, bisa mengarah pada perpecahan yang bisa mengganggu keutuhan NKRI," kata Rudi, Minggu (22/1/17).

Sejauh ini, lanjut Rudi, pihaknya baru tahap memulai dan akan terus mencermati aksi-aksi FPI secara nasional.

Dan nantinya, Forum Kebangsaan Jawa Timur akan berada di garda depan melawan FPI. Bahkan, melakukan pembubaran.

"Kita akan lakukan (pembubaran FPI). Kalau mereka melakukan (kekacauan) itu, akan berhadapan dengan kita. Kalau tindakan mereka bisa merusak disharmoni bangsa, kita hadapi mereka," tegas Rudi, yang juga Ketua PW GP Ansor Jawa Timur ini.

Bahkan, aku Rudi, pihaknya siap menghadapi FPI dengan kekerasan.

"Kalau mereka terus melakukan keributan, kekacauan, perlu kita hadapi dengan kekerasan juga," sambungnya.

Untuk saat ini, masih kata Rudi, pihaknya belum membahas wacana pembubaran FPI.

"Belum kita bicarakan lebih jauh. Ini baru kita mulai. Kalau mereka (FPI) penyebab disharmoni, mengarah pada perpecahan, dan mengancam keutuhan NKRI, kita akan lakukan (pembubaran FPI). Bisa jadi itu kita lakukan," tegasnya.

Rudi menambahkan, sebagai langkah awal untuk menjaga keutuhan NKRI, Forum Kebangsaan Jawa Timur akan menggelar pelbagai kegiatan dalam waktu dekat.

"Kita akan rencanakan menggelar apel kebangsaan di Makodam (Makodam V Brawijaya). Paling tidak akan ada 10 ribu massa. Kemudian menggelar jalan sehat kebangsaan dan doa kebangsaan untuk memperkokoh rasa kebangsaan kita," tandasnya.(MDK)

No comments:
Write komentar