Biadab! Teroris Suriah Perintahkan Anaknya Lakukan Bom Bunuh diri, [ Video]


NAHIMUNKARNEWS.COM – Baru-baru ini muncul rekaman yang menunjukkan teroris al-Nusra, Bernama Abu Nimr, memerintahkan dua anak kecilnya untuk menjadi Pelaku bom bunuh diri. Salah satu anak dalam video tersebut kemungkinan adalah anak yang terlibat dalam bom bunuh diri baru-baru ini sebuah kantor polisi di Damaskus.

“Kamu ingin menyerah sehingga kamu diperkosa dan dibunuh oleh orang-orang kafir? atau kamu ingin membunuh mereka? Agama kita mulia, bukan agama penghinaan, ya kan sayang?” desak Nimr kepada putrinya yang tampak bingung.

Al-Nusra, yang baru-baru ini namanya menjadi Jabhat Fatah al-Sham, merupakan bagian dari oposisi pemberontak yang jatuh ke pemerintah Suriah dalam pembebasan Aleppo. Meskipun tidak diketahui di mana video tersebut direkam, referensi ke bus hijau menunjukkan bahwa tempat kejadian adalah Aleppo, dimana kendaraan semacam itu digunakan untuk membawa para pemberontak ke provinsi Idlib.

Anak-anak Abu Nimr, Fatimah (9 tahun) dan Islam (7 tahun) tak bisa menyembunyikan ekspresi ketakutan mereka. Video yang mungkin dibuat untuk “menyayat hati” pemirsanya itu justru menunjukkan sisi mengerikan dan menakutkan dari pasukan pemberontak. Menurut seorang wartawan AS yang berbicara dengan dalam Program di Radio Sputnik, Outlet-outlet media mainstream telah membahas para pemberontak ini dengan cara ambigu hingga ke titik keterlaluan yang “benar-benar di luar konteks” dari gambaran nyata para pemberontak Suriah.

Lihat videonya :

Pekan lalu, seorang anak berusia sekitar 7 tahun memasuki kantor polisi di al-Midan, Damaskus, mengatakan bahwa dirinya tersesat. Sesat kemudian teroris mengaktifkan bahan peledak yang melekat pada tubuh anak kecil itu menggunakan alat pengontrol jarak jauh. Satu-satunya korban kematian akibat ledakan itu adalah gadis itu sendiri. Banyak yang menganggap salah satu dari anak-anak dalam video tersebut adalah Islam, gadis yang meninggal dalam tragedi ini.

Sementara Islam berhasil melakukan tugasnya, dan meledakkan dirinya di kantor polisi di Midan, Fatimah yang mencoba meledakkan dirinya di kantor Kementerian Dalam Negeri Suriah yang dihalangi masuk oleh penjaga, dan gadis itu akhirnya melarikan diri. (ARN)

No comments:
Write komentar