Buya Syafii Maarif : Wahabi Hanya Manfaat untuk Amerika dan Israel

Buya safii Maarif Dalam Pengajian Bulanan PP Muhammadiyah, Jum'at 4 Desember 2015 di aula PP Muhammadiyah Menteng, Jakarta, Buya Syafi'i Ma'arif dalam ceramahnya menyebutkan bahwa 'Godfather' Wahabisme adalah Amerika. Dan Wahhabisme dimanfaatkan oleh Amerika sebagai Ideologi penggeraknya untuk menguasai minyak dan melindungi rezim Zionis Israel.


 Paham wahabi dengan mudahnya menuduh sesat para Imam Ahlussunnah dan pengikut Asy'ariyah. Sunnah dan Syi'ah di adu-domba, Sunni dan Sunni di adu-domba...Inilah agenda Zionis agar Ummat Islam lemah dari dalam, Umat Islam saling menyesatkan dan mengkafirkan yg berujung pada permusuhan dan perpecahan.Bersatulah Kaum Muslimin kita lawan segala upaya adu-domba dengan Issue-issue sektarian.

Inilah satu-satunya tujuan mereka dengan kedok agama mereka menumpahkan darah umat Islam yang tidak berdosa, menghalalkan yang haram, dan menyebarkan fitnah demi fitnah. Sungguh licik hati mereka penuh dengan kedengkian dan kebencian serta suka membuat masalah pada umat.

Bahkan, mereka jadikan barat sebagai kiblat dan mereka dukung para penjajah untuk menginjak-injak martabat negara-negara Arab dan Islam. Mereka adalah kepanjangan tangan musuh-musuh Islam yang dengan semaunya mereka permainkan Islam.

Uraian lebih jelas lihat video di bawah ini👇


4 comments:
Write komentar
  1. Salafi/Wahabi itu aqidahnya aneh. Memahami asma dan sifat Allah dengan
    makna zahir kecuali nama "Robb" & Sifat Rububiyah. Utk Sifat
    Rububiyah, Wahabi/Salafi lupa dengan makna zahir yang diingat adalah
    jika ada Sifat Allah yang diakui orang kafir dalam Quran langsung diubah
    jadi Sifat Rububiyah, seolah2 itulah Sifat Rububiyah keseluruhannya.
    Hanya agar dapat membuat kesimpulan orang kafir mengakui TAuhid
    Rububiyah. https://pemudade.wordpress.com/2015/10/06/anomali-tauhid-asma-wa-sifat-yang-memahami-sifat-allah-sesuai-lafaz-zahir-asma-dan-sifat-allah-kecuali-sifat-rububiyah/
    Dari Aqidah yang aneh ini, sikapnya jadi aneh. Mereka percaya tentang
    banyak hal kepada ahlinya kecuali dalam hal agama mereka tidak percaya
    Imam Mazhab dan Ulama pengikut Mazhab. Dalam hal kesehatan mereka
    percaya dokter. tidak tanya dalil atau mencoba belajar ilmu kedokteran
    sendiri. Tapi dalam hal agama banyak tanya dalil bahkan coba belajar
    hadist dan Quran sendiri, hanya untuk membid ahkan amalan ASWAJA. https://pemudade.wordpress.com/2015/11/22/anomali-pengikut-tauhid-3-serangkai-yang-percaya-dengan-ahlinya-kecuali-kepada-imam-mazhab/



    Mengapa perkumpulan ASWAJA mesti mendeklarasikan Aqidah Asy´ariyah/Maturidiyah, bermazhab dan bertasawuf
    https://pemudade.wordpress.com/2016/03/05/mengapa-perkumpulan-aswaja-mesti-mendeklarasikan-aqidah-asyariyahmaturidiyah-bermazhab-dan-bertasawuf/

    ReplyDelete
  2. Sebagai orang yang pernah dididik di lingkungan Muhammadiyah, saya tahu bahwa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab adalah ulama yang menjadi panutan bagi Muhammadiyah. Sangat tidak masuk akal jika mantan Ketum PP Muhammadiyah mencela Wahabi kecuali memang dia sendiri berpikiran sesat. Maklum saja, ulama libelar kebanyakan belajar Islam di Amerika.

    ReplyDelete
  3. Di Muhammadiyah kami juga diajarkan 3 macam Tauhid, jadi bukan hanya Salafi. Orang yang mengidentikkan Wahabi hanya pada Salafi adalah orang bodoh yang cuma ikut-ikutan.
    3 macam Tauhid yaitu:
    - Tauhid Rububiyah ( percaya bahwa Allah satu-satunya Rabb/pencipta)
    - Tauhid Uluhiyah (percaya bahwa Allah satu-satunya Illah/yang patut disembah)
    - Tauhid Asma Wa Sifat (percaya pada Asmaul Husna dan Sifat yang dimiliki Allah)
    Ketiganya memiliki nash dari Alquran, lantas dimana letak salah dan sesatnya?
    Yang sesat itu jika bertauhid tidak berdasarkan/bertentangan dengan isi Alquran dan Sunnah misalnya Allah beranak, Allah ada tiga atau Ali menyerupai Allah, Alquran sudah tidak terjamin keasliannya alias sudah berubah seperti aqidahnya Kristen dan Syiah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf, anda hrs banyak belajar lagi, dan baca lah dr segala sumber jgn hanya dr satu pihak. Dalam syiah yang saya pelajari tidak ada yg bilang Imam Ali as menyerupai Allah Swt atau sebagian bilang harusnya menjadi Nabi. Itu adalah berita bohong yg sengaja disebar untuk mengadudomba Islam. Begitu juga Alquran sudah berubah. Sungguh berhati2lah dalam berucap dan pendapat karena ucapan itu akan berbalik pada pelakunya bila tidak terbukti. Semoga anda mau banyak membaca dulu sebelum berbicara. Salam

      Delete