Khilafah Bima Arya dan Kelompok Anti Pancasila


Saya disini tidak menyebut Bima Arya sebagai Walikota pasalnya tindakan nya yang inkonstitusi saat melarang peringatan Asyura di Bogor baru - baru ini merupakan tindakan seorang khilafah yang jauh dari nilai Pancasila dan falsafah ke-bhineka-an yang telah disepakati dinegeri ini. Saya tidak heran kenapa Bima Arya lebih memilih konsep KHILAFAH dibanding konsep tentang Pancasila  hal ini di karenakan orang-orang di sekitar Bima Arya adalah kelompok pengusung khilafah dan sangat berkeinginan untuk merubah ideologi bangsa yang berdasar kan persamaan dan keragaman, kelompok yang selama ini merongrong NKRI dengan aksi-aksi teror-nya dan kampanye kebenciannya terhadap Pancasila.

Adalah Abu Jibril sosok yang ada dibalik kebijakan Bima Arya yang anti Pancasila dan ayah dari seorang teroris yang tewas di Syiria. Dalam pidatonya saat kampanye khilafah dia mengatakan, "syariat Islam tidak akan tegak, jika tidak ada penegaknya. Sesungguhnya orang yang menentang, mengingkari, dan tidak mempercayai Al Quran, mereka pasti akan binasa. Sangat disayangkan,  statement SBY yang menyatakan perang dengan mengatakan, tidak ada ideologi lain selain Pancasila
Pancasila yang dianggap hasil galian Soekarno itu diteruskan oleh Soeharto, yang menetapkan, Pancasila adalah satu-satunya ideologi, dimana semua agama berada dibawahnya. Padahal, asas Pancasila ditemukan dalam Kitab Talmud. Asas pertama, monotheisme diganti dengan Ketuhahan. Kedua,,, dst. Selengkapnnya bisa anda lihat di DI SINI

Hal lain yang membuat Bima Arya memiliki kebijakan melarang peringatan Asyura adalah disebabkan bisikan sang istri yang merupakan aktivis HTI. Tentu saja kita semua tahu siapa HTI dan program khilafah yang selalu di suarakan nya dalam setiap kampanye. 

1 comment:
Write komentar
  1. Kelompok teroris ini masuk dalam daftar PBB yg ada dibelakang Bima arya. www.un.org/press/en/2015/sc11816.doc.htm

    ReplyDelete