Kerjasama Pendidikan Indonesia Iran

Menteri Pendidikan Anis Baswedan dan Duta besar Iran bidang Pendidikan Mahmoud Farazandeh saat bertemu di kantor Kemendikbud


Hubungan kerja sama antar negara perlu dilakukan, salah satunya untuk melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Hal ini sesuai dengan isi Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yang merupakan tujuan bangsa Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan berpartisipasi melalui kerjasama antar negara di bidang kebudayaan dengan Iran.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, mengatakan Kemendikbud memiliki banyak rencana untuk kalender kegiatan kebudayaan yang melibatkan negara-negara sahabat. “Kita akan mengatur dan menindaklanjuti pertemuan kegiatan kebudayaan itu,” katanya saat menerima Duta Besar Iran untuk Indonesia di kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (31/12/2014).

Mendikbud menuturkan, pemerintahan saat ini mempunyai hubungan bilateral dengan negara-negara barat, timur, asia dan sebagainya. Keterlibatan Indonesia, kata dia, tidak hanya antara Indonesia-Iran tetapi juga dengan negara-negara lain di luar sana. “Setiap keterlibatan Indonesia dengan negara manapun itu sangat penting,” tuturnya.

Mendikbud menambahkan, kebudayaan adalah salah satu jalan terbaik untuk segala aspek pembangunan. Hal itu, kata dia, dikarenakan adanya keterlibatan masyarakat di dalamnya. “Keterlibatan Indonesia dengan negara luar, secara mendasar itu akan membantu masyarakat semakin mencintai Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mahmoud Farazandeh, berkeinginan untuk bekerjasama di bidang kebudayaan dengan Kemendikbud. Kerjasama budaya ini, kata dia, akan menjadi lebih besar karena banyak ruang budaya yang dapat dibangun. “Kami mengajukan ini tidak ada unsur materi, perdagangan, ekonomi, dan politik,” katanya. (Agi Bahari)

Sumber: Kemendikbud. Go. Id 

No comments:
Write komentar