Wacana Penerapan Syariat Islam di Jakarta Jika Anis Baswedan Menjadi Gubernur


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Melalui Jargon NKRI Bersyariah ini FUI dan FPI plus PKS Berharap pada kemenangan Anis - Sandi yang didukung oleh mesin partai PKS yang militan.

Gerakan penegakan syariah Islam ini di motori oleh Muhammad AlKhaththath sebagai Sekjen FUI bersama Rizieq Shihab Ketua FPI, dan Wakil Amir Majelis Mujahidin Indonesia MMI Abu Jibril yang dikenal sebagai Bapak Teroris Indonesia yang menjadi penggagas wacana NKRI Bersyariah.

Mereka ingin perjuangkan NKRI yang menerapkan syariat Islam sebagai hukum positif yang termuat dalam konstitusi dan perundang-undangan, Caranya adalah revolusi sosial untuk mengangkat Presiden yg siap mendekritkan berlakunya syariah Islam secara formal konstitusional.

Untuk itu langkah pertama yang harus ditempuh adalah dengan mengusung Anis Baswedan sebagai gubernur Jakarta. Langkah ini diperlukan sebagai TestCase untuk memberlakukan hukum Islam di Jakarta sebelum diberlakukan secara umum diseluruh Indonesia.

Mengapa FPI – FUI menggunakan jargon menjadi NKRI Bersyariah?

Ini hanya taktik FUI supaya tidak mendapat tekanan dari pemerintah maupun reaksi dari kelompok2 nasionalis. Dengan jargon ini, FUI-FPI juga berusaha memikat lebih banyak pendukung yg tidak suka dengan pemikiran ekstrim keagamaan.

Kata NKRI diharapkan bisa menarik simpati kaum nasionalis, tapi dengan tambahan Bersyariah untuk tekankan perjuangan wujudkan Daulah Islamiyah(Khilafah). FUI jg mengeluarkan seruan melarang aliran sesat, membubarkan Ahmadiyah, serta menolak Pancasila sebagai azas tunggal.

Dikutip dari kultweet JoxinJogja

Kapolri Tito Karnavian : Bachtiar Nasir Kirim Sebagian Dana Bela Islam untuk ISIS


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan polri telah menemukan bukti transfer dana sebesar Rp 1 miliar dari Bachtiar Nasir ke Turki (Kelompok ISIS) . Hal ini terkait dengan kasus penyelewengan dan pencucian uang dana Yayasan Keadilan untuk Semua.

"Uang ini setelah ditarik oleh IL (Islahudin Akbar) sebanyak lebih dari Rp 1 milyar. Kemudian diserahkan kepada Bachtiar Nasir. Sebagian digunakan untuk kegiatan menurut yang bersangkutan (red: merekrut dan membiayai kelompok teroris).

Sebagian lagi kita melihat dari slip bukti transfer dikirim ke Turki. Ini yang kita dalami," kata Tito saat raker dengan Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Hingga saat ini Kepolisian belum mengetahui dana yang dikirim ke Turki digunakan untuk kegiatan apa. Menurut Tito, ada media internasional yang menyebutkan bahwa dana tersebut diberikan kepada  kelompok(teroris) di Suriah.

"Apa hubungannya bisa sampai ke Suriah? Menurut klaim media internasional yang di Suriah ini ada hubungannya dengan ISIS," ujar Tito.

Sebelumnya, Kepolisian menyelidiki dugaan bantuan logistik dari Yayasan Bantuan Kemanusiaan Indonesia (Indonesian Humanitarian Relief /IHR Foundation) tersimpan di gudang milik kelompok teroris Suriah.

"Begitu kita hubungkan ke belakang ternyata ada aliran dana dari Bachtiar Nasir ini, asalnya dari yayasan Keadilan untuk Semua," jelas Tito.

Di penghujung tahun lalu, tersebar video yang memperlihatkan warga sipil Aleppo menemukan gudang logistik berupa makanan dan minuman yang dikirim dari Indonesia dan ditinggalkan oleh kelompok teroris Jays Al-Islam.

Baca juga :
[VIDEO] Bachtiar Nasir Pimpinan GNPF MUI Kirim Dana Umat Islam Untuk Teroris ISIS 

Nampak dengan jelas dari dus logistik itu, terlihat ada label bertuliskan "IHR" yayasan yang dipimpin oleh Bachtiar Nasir yang saat ini masih menjabat sebagai wasekjen MUI.(DBS)

Inilah Daftar 22 Kepala Daerah Non Muslim Yang Diusung Partai Islam

Lucu.. Orang Islam Mengangkat Non Muslim Menjadi 'Pemimpin' Hanya dilarang untuk Ahok. Terbukti sebanyak 22 calon  Kepala Daerah Non Muslim yang ikut pemilihan kepala daerah diangkat dan diusung oleh partai yang berbasis Islam.  


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Dari 101 daerah yang menggelar pilkada tahun 2017 ini, ternyata sedikitnya ada 22 pasangan calon kepala daerah nonmuslim yang justru diusung partai Islam, baik sendiri maupun berkoalisi dengan partai lain. Calon nonmuslim itu menempati baik posisi kepala daerah maupun wakilnya, atau kedua-duanya.

Bahkan, dari 22 calon itu, beberapa diantaranya hampir bisa dipastikan menang berdasarkan data Form C1 (perhitungan hasil TPS) yang ditampilkan di situs resmi KPU di alamat pilkada2017.kpu.go.id/hasil .

Partai Islam yang dimaksud adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Jika dihitung dengan calon yang diusung oleh partai yang kentang dengan keislaman seperti Partai Amanat Nasional (PAN) atau Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), jumlahnya lebih banyak lagi.

Berikut 22 pasangan calon nonmuslim yang diusung Partai Islam.

1. Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara

PKS berkoalisi dengan PDI Perjuangan, PAN, Nasdem dan PKB mengusung pasangan Hj Yasti Soepredjo Mokoagow dan Yanny Ronny Tuuk yang merupakan kombinasi pasangan muslimah-Kristen.

Pasangan ini hampir pasti memenangkan pilkada di Kabupaten Bolaang Mongondow dengan perolehan 64,88 persen. Calon yang diusung koalisi partai Islam-Nasionalis ini mengalahkan pasangan yang diusung koalisi Demokrat-Gerindra-Golkar yang hanya memperoleh 35,12 persen suara.

Berdasarkan data Form C1 yang sudah 100 persen, partisipasi pemilih terlihat mencapai 81 persen dari total 171.213 pemilih di kabupaten ini.

2. Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur

PPP turut dalam barisan koalisi partai pendukung pasangan Jefirstson Riwu Kore-Hermanus Man dalam pemilihan wali kota Kupang 2017. Jefirstson merupakan politisi Partai Demokrat beragama Kristen, sedangkan Hermanus Man yang beragama Katolik menjabat wakil wali kota periode sebelumnya, 2012-2017.

Pasangan ini didukung koalisi Demokrat, PAN, PPP dan Gerindra. Berdasarkan data sementara Form C1 di situs KPU yang sudah masuk 100 persen, pasangan Jefirstson-Hermanus hampir bisa dipastikan memenangi pilkada tahun ini, dengan perolehan 52,86 persen suara.

Pasangan itu mengalahkan petahana, Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus, wali kota petahana yang diusung PDIP, Nasdem, Hanura, PKPI, Golkar dan PKB.

TIngkat partisipasi pemilih di Kota Kupang mencapai 70,1 persen dari total 238.711 pemilih.

3. Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku

Pasangan Petrus Fatlolon-Agustinus Utuwaly untuk sementara memimpin perolehan suara pada pemilihan pemilihan bupati Maluku Tenggara Barat 2017.

Berdasarkan data masuk sebanyak 28 persen, pasangan itu memperoleh dukungan suara sementara 41,61 persen mengungguli dua pasangan lain.

Petrus Fatlolon yang memimpin DPRD Kota Sorong periode 2014-2019 itu maju dalam pemilihan bupati Maluku Tenggara Barat dengan dukungandari PKS, Nasdem, Demokrat, Gerindra, Hanura, PKB dan PKPI.

Meski berlatar belakang Katolik, Petrus selama ini akrab dengan kehidupan keagamaan Islam. Ia bahkan berkuliah S1 di Universitas Al-Amin Sorong pada 2006, dan sempat mengajar di Universitas Muhammadiyah Sorong pada 2013.

4. Kota Ambon, Maluku

Koalisi partai PPP, Golkar dan Nasdem mengusung pasangan Richard Louhenapessy-Syarif Hadler dalam pemilihan wali kota Ambon 2017.

Richard merupakan wali kota Ambon periode 2011-2016, dan maju untuk periode kedua menggandeng pengurus DPW PPP Syarif Hadler pada pemilihan kali ini.

Pasangan toleransi Kristen-Islam ini ternyata berpeluang besar memenangkan pilkada kali ini dengan memperoleh dukungan 54,61 persen suara.

Sementara itu, pasangan toleransi lainnya, Paulus Kastanya-Muhamad Aryn S Latuconsina yang diusung koalisi PKS, PBB, Demokrat, PDIP, Gerindra, Hanura, PKB dan PAN sementara tertinggal 45,39 persen.

Berdasarkan data di situs KPU yang sudah mencakup 88,3 persen, partisipasi pemilih sebanyak 64 persen dari total 214.981 pemilih.

5. Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah

Di wilayah ini PPP mendukung pasangan H. Irianto Malingong-Hesmon Firatoni VL Pandili untuk pemilihan bupati. Pasangan kombinasi Islam-Protestan ini selain didukung PPP juga diusung partai lain yaitu Golkar, PAN dan Nasdem.

Namun, pasangan ini hanya memperoleh 32,89 persen. Irianto-Hesmon hanya menempati urutan kedua terbanyak di bawah pasangan Zainal Mus-Rais Adam yang diusung PKS, Demokrat, PBB dan Hanura. [ Baca Lanjutannya]

Anis Baswedan Ingkari Pernah Mengatakan Program Rumah DP 0 PERSEN, Videonya Ada Masih Bohong


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingkari pernah mengatakan akan membuat program perumahan dengan DP 0 Persen.

Ia mengaku tidak pernah menjanjikan program DP rumah nol persen padahal videonya jelas Anis mengatakan demikian.

Lihat Video ketika Anis mengatakan Rumah DP 0 Persen dibawah ini;


Menurutnya, masyarakat selama ini salah dalam memahami pemaparan mengenai program yang dia tawarkan.

"Bukan nol persen, tapi DP-nya nol rupiah, Makanya, itu si debitur harus mengumpulkan dana sekitar enam bulan untuk DP tersebut," papar Anies melalui keterangan persnya, Jumat (17/2).

Sumber : JPNN

Bapak Teroris Indonesia Abu Jibril Ancam Duduki DPR Jika Ahok Tidak Ditahan


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain melalui juru bicaranya Abu Jibril(Bapak Teroris Indonesia) menegaskan ormas Islam akan menginap di DPR selama berhari-hari.
Hal itu dilakukan jika tuntutan untuk melengserkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari Gubernur DKI tidak terpenuhi.

"Kalau tuntutannya tidak terpenuhi, dua hari, tiga hari, kita sampai menginap disini," ujar Tengku di komplek DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (21/2/2017).

Rencananya 15 ormas Islam akan datang dari pagi hari ke DPR.
Mereka akan terus berada di lingkungan DPR sampai tuntutannya terpenuhi.
"Besok kita akan kerahkan massa, insyallah besok dari pagi, sampai tuntutannya selesai," kata Abu Jibril.

Rencananya akan ada 100 ribu massa yang datang dari seluruh Indonesia.
"Besok pagi, kita mulai jam 08.00 kemungkinan 100 ribu dari seluruh Indonesia," kata Abu Jibril.

Sumber: liputanpolitik. com

Ketua DPP PKS Ditangkap Warga Karena Ketahuan Berbuat Mesum

Foto ilustrasi :

NAHIMUNKARNEWS.COM -- Masyarakat  Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara, teNgah dihebohkan dengan kabar ditangkapnya Mardiatoz Tanjung. Pria yang dikenal sebagai tokoh agama sekaligus Politisi PKS yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPP ini kedapatan berbuat MESUM dikamar mandi bareng selingkuhannya.

Cerita berawal ketika warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bander Senembah, Kecamatan Binjai Barat, itu terlibat cekcok mulut dengan sang istri, Minggu (10/3) malam.

Selepas cekcok, si istri lantas pergi ke rumah orang tuanya. Sedang Mardiatoz tetap di kediamannya.

Entah setan apa yang merasukinya, pria yang tercatat sebagai ketua ranting PKS tersebut langsung menghubungi seorang perempuan yang notabene selingkuhannya, sebut saja Melati.

Singkat kata, Melati akhirnya mengiyakan ajakan Mardiatoz untuk melakukan kencan terlarang di rumahnya. Si pria lantas menjemput Melati di sebuah tempat.

Sesampainya di rumah, dia langsung mengajak Melati ke lantai atas.  Sial, "operasi senyap" keduanya tercium penjaga warnet di rumah Mardiatoz.

"Penjaga warnetnya langsung nelpon ke istrinya, kalau Mardiatoz bawa perempuan ke rumah. Nah dari situ istrinya langsung minta bantuan warga buat ngecek," ujar tetangga Mardiatoz yang namanya minta tak disebutkan, kemarin.

Sejumlah warga setempat langsung menyambangi kediaman Mardiatoz. Saat digerebek, alangkah kagetnya mereka mendapati pasangan terlarang ini tengah berduaan di kamar mandi.

Yang membikin miris, si perempuan dalam keadaan telanjang dada. Kaget banyak warga yang memergoki ulah mesumnya, Mardiatoz sempat mengancam warga dengan pisau.

Lulusan Universitas Kairo, Mesir tersebut menolak warga yang memintanya ke luar rumah.

"Warga sempat nahan dulu khawatir ada korban sambil nunggu polisi. Gak lama (polisi datang), dia langsung dibawa ke Polsek," pungkas dia.(NMn/JP)

Soal Rumah Tanpa DePe, Begini Tanggapan Pengembang Perumahaan


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Calon Gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menawarkan solusi kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di DKI Jakarta. Caranya adalah dengan menyediakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tanpa uang muka (down payment/DP).

 Lantas, mungkinkah program tersebut direalisasikan? Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahaan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Junaidi Abdillah mengatakan, hal tersebut bisa saja dilakukan apabila pembayaran dilakukan langsung ke pengembang. Namun jika dilakukan dengan mekanisme KPR, hal tersebut tak bisa dilakukan karena melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh OJK dan Bank Indonesia. 

"Kalau cicilan langsung ke pengembang bisa dimungkinkan. Tapi kalau melalui KPR tentunya harus ada DP, karena terkait dengan peraturan BI atau OJK," katanya kepada detikFinance saat dihubungi di Jakarta, Minggu (19/2/2017).

Seperti diketahui, pasangan calon Gubenur dan wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno memiliki program rumah dengan uang muka atau DP nol rupiah. Program ini dimaksudkan, agara warga DKI lebih mudah memiliki rumah dengan biaya yang bisa mereka jangkau.

 Skema ini mengharuskan yang ingin mendaftar dan ikut program ini harus menabung dulu, untuk kemudian bisa melakukan cicilan DP 6 sampai 12 bulan. Nilai tabungan yang diiur atau dicicil selama 6-12 bulan tersebut akan dihitung setara dengan nilai uang muka perumahan alias DP Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang diajukan kepemilikannya.(detik)

Ada Apa Dengan MUI Kutuk Keras Kehadiran Anggotanya di Israel?

NAHIMUNKARNEWS.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras kunjungan anggota Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga MUI. Lembaga ini mengklarifikasi bahwa kehadiran ini bukan mewakili MUI secara kelembagaan.

Ketua MUI bidang Luar Negeri KH Muhyidin Junaidi membenarkan kehadiran orang Indonesia, yang di antaranya adalah anggota Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga MUI di Yerusalem atas undangan Presiden Israel Reuven Rivlin. Tapi, ia menegaskan, mereka hadir tak mewakili MUI secara lembaga.

"MUI jelas mengutuk sekeras kerasnya kunjungan tersebut atas nama apa pun," katanya sebagaimana dilansir dari Republika Kamis (19/1). Apalagi, kata dia, jika salah satu yang hadir itu Prof Istibsyarah sebagai ketua Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga MUI Pusat. "Seharusnya beliau paham posisi MUI dan Indonesia tentang Palestina," kata dia.

Terlebih kondisi sekarang, Yahudi dunia sudah di atas angin akibat sikap Donald Trump yang akan memindahkan kedubes Amerika ke Yerusalem. Sebagaimana klaim Israel bahwa ibu kota mereka pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Atas langkah Prof Istibsyarah tersebut, Muhyidin meminta ada baiknya yang bersangkutan sebaiknya mengundurkan diri dari jabatan ketua Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga MUI, sebelum pimpinan MUI yang mengambil keputusan. "Itu lebih baik demi muruah MUI dan Indonesia," kata dia.
Begitu yang disampaikan sebagai "Nahi Munkar" kura-kura..

Rudal Balistik Canggih Pasukan Yaman Hantam Riyadh Saudi


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Sebuah pangkalan militer di wilayah Al Muzahimiyah di Barat ibukota Arab Saudi, Minggu (5/2) malam menjadi target serangan rudal balistik canggih pasukan Yaman.

Stasiun televisi Alalam (5/2) melaporkan, warga Saudi mengabarkan terjadinya ledakan besar di pangkalan militer tersebut, di media-media sosial.

Unit rudal militer dan komite rakyat Yaman mengumumkan, peluncuran rudal balistik itu dilakukan untuk membalas berlanjutnya serangan dan kejahatan rezim Al Saud di Yaman.

"Serangan-serangan berikutnya akan lebih dahsyat," katanya.

Unit rudal militer dan komite rakyat Yaman menilai upaya perlindungan terhadap rakyat tertindas Yaman adalah hak legal pasukan negara ini.

Ditambahkannya, kejahatan-kejahatan rezim Al Saud di Yaman dilakukan atas dukungan negara-negara Barat dan Arab sekutunya.

Saudi didukung Amerika Serikat dan negara-negara Arab serta Barat, sejak Maret 2015 melancarkan agresi militer luas ke Yaman dan melakukan blokade darat, laut dan udara dengan dalih mengembalikan kekuasaan Abd Rabbuh Mansour Hadi, Presiden terguling negara itu.

Serangan Saudi hingga kini menewaskan lebih dari 11 ribu warga Yaman, melukai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan orang mengungsi serta menghancurkan infrastruktur negara.

Agresi militer Saudi ke Yaman juga menyebabkan kelangkaan bahan makanan dan obat-obatan serta mengakibatkan munculnya berbagai penyakit. (Pars Today)

Setelah Suku Dayak Kini Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain Hina Suku Jawa

Foto screenshot twet Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain tampilan desktop. Yang dihina Tengku Pertama Cina.. Terus Dayak.. Lalu Wayang.. Sekarang etnis Jawa.. Waduh kok semuanya dihina ya..?? 
Kenapa pemuka agama tidak lagi menciptakan kedamaian..??  

NAHIMUNKARNEWS.COM -- Ulamak rasis! Itulah julukan yang tepat untuk wasekjen MUI Tengku Zulkarnain. Dengan kebodohannya dia menganggap orang jawa sebagai Jongos (budak) orang Belanda yang dulu menjajah Indonesia. Apa dia buta sejarah sehingga dia berani menulis seperti itu dalam twet nya. Sebelumnya Tengku juga pernah menghina suku Dayak dengan kata-kata yang tidak pantas sehingga kedatangannya ditolak dan diusir oleh masyarakat Dayak.

Foto screenshot tampilan Mobile (hp) twet wasekjen MUI Tengku Zulkarnain yang menghina orang jawa 

Tweet yang ditulis pada tanggal 16 Januari 2017 pada pukul 3:36 (sore) memuat kata kata rasis dan penghinaan kepada orang Jawa yang tidak pantas ditulis oleh seorang ulama yang duduk di kursi Majelis Ulama.

Baca Tweet selengkapnya ;

Tengku Zulkarnain 
@UstadTengku
@Smile_Nilles # Kalau manusia model jongos tdk banyak, tidak bakal JAWA DIJAJAH Belanda Ratusan Tahun, mas! 
3:36 PM · Jan 16, 2017

31 RETWEETS

31 LIKES

Jan 17Bowo‏ @bowdat

@UstadTengku elo juga gak berani turun dr pesawat ama org dayak apalagi Belanda jaman dulu. Smile_Nilles

5

Jan 18Merapi Culture‏ @djathilan

Siapa yang Jongos? Elu kali RT @UstadTengku: 

Tengku Zulkarnain‏ @UstadTengku@Smile_Nilles # Kalau manusia model jongos tdk banyak, tidak bakal JAWA DIJAJAH Belanda Ratusan Tahun, mas!

1

6h@DESORKES‏ @cagubnyinyir

@UstadTengku: # Kalau manusia model jongos tdk banyak, tidak bakal JAWA DIJAJAH Belanda Ratusan Tahun, mas! @kangmeirza @dannu_prabowo

3hJacobus Tanjung‏ @Jacobustanjung

@UstadTengku @Smile_Nilles Bkn hanya jawa tapi seluruh ind yg dijajah ratusan tahun. Ulama jawa jg banyak, apakah mrk termasuk jongos? Hati2

Baca juga :
[Video] Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain di Usir warga suku Dayak karena telah menyebut masyarakat Dayak Kafir

Beginilah kalo otak sudah dipenuhi dengan ujaran kebencian model wahabi takfiri pendukung teroris. Klik disini untuk melihat link Tweet nya yang asli.(NMn)

Daftar Koruptor yang Selamat dari Demo FPI dan Fatwa GNPF MUI


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Pernahkah Anda mendengar koruptor meminta maaf pada masyarakat dan umatnya? Tidak..!! Yang ada mereka akan merasa benar dengan bersembunyi dibalik penampilan kesalehan Mereka.

Patrialis Akbar : Demi Allah saya sudah dizholimi,..ujar Patrialis Akbar hakim MK orang titipan SBY, akhirnya ngaku khilaf.

Luthfi Hasan Ishaq: Saya tidak bersalah, kami akan banding ke MA ujar Partainya kemudian banding ke MA tapi diperberat hukumannya menjadi 18 Tahun

Akil Muchtar: Saya dijebak !, tapi ketok palu hakim menghukumnya seumur hidup

Surya Darma Ali: Pengadaan Al Qur'an dalam pembelaannya tetap tidak merasa bersalah sampai ke MA, dan di ketok palu 10 Tahun Penjara
Surya Dharma Ali bilang Saya dizalimi. Bandingnya Ditolak, Hukumannya diperberat jadi 10 tahun penjara

Irjen Djoko Susilo: Saya tidak bersalah, kasus simulator SIM. Namun MA memutuskan 18 Tahun dan dijebloskan ke penjara

Rudi Rubiandini, Ratu Atut Chosiyah, Aulia Pohan, Muhammad Nazaruddin, Andi Malarangeng, Anas Urbaningrum, Sutan Batugana, DPR dan DPRD sudah sekitar 119 orang, Gubernur 17 orang, Bupati Walikota 50 orang dan banyak lagi dan pasti akan bertambah lagi.

Lagunya selalu sama, dizalimi, difitnah, dijebak, dikriminalisasi, saya tidak kenal, saya tidak pernah berhubungan, saya sedang diuji, saya tidak tahu apa apa, saya tidak berniat, saya khilaf, tiba tiba ada direkening saya tapi tetap dinyatakan bersalah setelah proses persidangan.

Dari sekian banyak koruptor yang ditangkap KPK, pernahkah mereka mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada rakyat Indonesia secara terbuka ?, yang ada kebanyakan dari mereka menikmatinya, bagaikan artis dangdut koplo, ngga penting mukanya yang penting goyangnya, mereka manuver goyangannya menghindar dari jerat hukum KPK

Kak Emmmaaaaa,.rindu kaliii aku ini.

Penulis : De Fatah

Percakapan [Transkrip] Pengacara Ahok dan KH Makruf Amin di Persidangan


Ketua MUI KH. Maa'ruf Amin menjadi saksi persidangan (Foto:scsh)

Persidangan kasus dugaan penistaan agama yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Kementerian Pertanian, Selasa (31/1), mencuat. Persoalannya, kubu terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dianggap akan melaporkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin ke polisi.

Menurut kubu Ahok, KH. Ma'ruf tidak memberikan kesaksian yang benar. Tudingan kubu Ahok itu menuai banyak protes.   Berikut transkrip Percakapan di persidangan yang kini banyak dipersoalkan.

Humphrey: Apakah saudara pada saat itu memberikan statement mendukung paslon (pasangan calon) nomor satu? Karena paslon satu adalah yang terbaik dan sesuai yang dikehendak dari NU (Nahdlatul Ulama)?

Kyai Ma'ruf: NU sebagai lembaga tidak mungkin mendukung salah satu pasangan calon, tetapi warga NU akan memilih calon yang paling banyak samanya dengan NU, ucapan itu sebagai untuk menggembirakan tamu bukan dukungan.

Humphrey: Apakah ucapan yang sama diberikan kepada paslon nomor dua?

Kyai Ma'ruf: Tidak, karena setelah kejadian itu saya tidak mau bertemu dengan paslon manapun karena takut akan dikait-kaitkan.

Humphrey: Bagaimana dengan Paslon nomor tiga?

Kyai Ma'ruf: Sama sekali tidak.

Humphrey: Jadi hanya bertemu paslon nomor satu?

Kyai Ma'ruf: Tidak, itu pun sebelum kejadian.

Humphrey: Anda yakin sebelum kejadian tanggal 27 (September--ketika Ahok berpidato di Pulau Pramuka), ayo maju ke depan saya buktikan.

(Percakapan setelah mereka kembali ke kursi masing-masing)

Kyai Ma'ruf: Untuk itu saya lupa, berarti sebelum keluarnya keputusan Sikap dan Pandangan Agama MUI, jadi supaya pak hakim tahu yang ketemu itu ini saya itu di lantai empat dan diminta untuk ketemu, iya tanggal 7.

Humphrey: Jadi setelah itu tidak ada paslon lain yang menemui?

Kyai Ma'ruf: Tidak ada.

Humphrey: Saya ingin mundur ke belakang, pada tahun 2012 saudara juga menjadi koordinator MUI, betul ya?

Kyai Ma'ruf: Koordinator harian.

Humphrey: Pada saat itu anda membuat statement politik mendukung pasangan calon Fauzi (Fauzi Bowo) dan Nachrowi (Nachrowi Ramli) yang menghadapi saat itu paslon pak Jokowi (Joko Widodo) dan pak Basuki (Ahok) itu ada di pemberitaan kami hanya konfirmasi saja benar ada statement politik?

Kyai Ma'ruf: Saya lupa.

Humphrey: Lupa ya? Saya ingatkan kembali, pak Fauzi Bowo adalah pasangan calon dari partai Demokrat yang pembinanya adalah pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), lupa juga?

Kyai Ma'ruf: Kalau itu saya tau.

Humphrey: Tapi dalam statement itu mengatasnamakan bapak sebagai ketua koordinator harian MUI.

Kyai Ma'ruf: saya tidak ingat itu.

Humphrey: Saya ingin menanyakan kembali bapak menerima pasangan calon nomor urut satu di kantor PBNU, betul?

Kyai Ma'ruf: Saya berada di lantai empat.

Humphrey: Iya berada di lantai empat, saya ingin menanya apakah ada pada hari Kamis sehari sebelum anda bertemu paslon AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan Sylvi (Sylviana Murni), anda menerima telpon dari pak SBY pukul 10.16 (WIB) yang menyatakan adalah untuk mengatur agar pak Agus dan Sylvi diterima di kantor PBNU dan kedua untuk segera mengeluarkan fatwa terkait kasus penistaan agama yang dilakukan oleh pak BTP (Ahok), ada atau tidak?

Kyai Ma'ruf: Tidak.

Humphrey: Sekali lagi ada atau tidak?

Kyai Ma'ruf: Tidak.

Humphrey: Hakim, sudah ditanyakan berulang kali jawabannya sama, untuk itu kami akan berikan bukti.

(Hening)

Humphrey: Ya majelis hakim, andai kata kami telah memberikan buktinya dan ternyata keterangan tidak sama, kami mau menyatakan bahwa saksi ini memberikan keterangan palsu dan ingin diproses sebagaimana mestinya.

Sumber : Kumparan.Com

Masyarakat, Bupati dan DPRD Sragen Tolak Kedatangan Juru Dakwah PKS Jonru Ginting

Jonru juru dakwah pendukung teroris Suriah DIUSIR BUPATI, DPRD, DAN KAPOLRES SRAGEN. Agenda Dakwah dan pelatihan di masjid Al Falah akhirnya di Batalkan.


NAHIMUNKARNEWS.COM – Rencana kehadiran juru dakwah pendukung teroris Suriah dan kader PKS Jonru Ginting, untuk mengisi pengajian dan pelatihan penulisan dakwah melalui cyber di Masjid Raya Al-Falah Sragen, Jumat (3/2/2017) akhirnya urung digelar. Panitia memutuskan untuk membatalkannya setelah muncul gelombang penolakan dari berbagai unsur, termasuk DPRD, Polres dan terakhir Bupati Sragen.

Kepastian pembatalan diketahui setelah Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati memanggil pimpinan daerah (PD) Muhammadiyah Sragen dan sejumlah panitia pemrakarsa kegiatan, Jumat (3/2/2017).

Dari pemanggilan itu, akhirnya panitia sepakat untuk membatalkan agenda Jonru untuk mengisi pengajian di Al-Falah.

Sebagai bentuk keseriusan terhadap persoalan itu, bahkan DPRD langsung mengundang unsur Muspida menyikapi keresahan masyarakat menjelang kedatangan Jonru di Ruang Ketua DPRD, Kamis (2/2/2017) siang.

Bambang mengungkapkan sepak terjang Jonru yang dikenal kerap melempar isu-isu kontroversial menjurus SARA di media sosial, telah memicu keresahan. Lantas, lokasi dakwah yang memanfaatkan Masjid Raya Al-Falah juga dinilai tidak pas. Atas dasar itulah, pihaknya kemarin juga memanggil panitia kegiatan dan meminta agar agenda dakwah Jonru itu ditiadakan.

Lain halnya jika dakwah itu dikemas dalam diskusi terbatas dan digelar di luar masjid, menurutnya tak jadi soal. Namun ketika lokasinya di Masjid Al-Falah yang notabene masjid raya milik semua warga Sragen dan dibantu dana pemerintah, pemerintah pun berhak untuk melarang.

“Masjid itu kan untuk kemaslahatan. Situasi negeri ini juga lagi tidak kondusif, jangan ditambah dengan agenda dakwah yang bisa membuat keresahan masyarakat dan situasi makin tidak kondusif,” paparnya.

Kapolres Sragen, AKBP Cahyo Widiarso juga menyatakan banyak masukan dan laporan dari berbagai elemen masyarakat yang menghendaki agenda dakwah Jonru dibatalkan.

Karenanya demi menjaga kondusivitas dan hal-hal yang tidak diinginkan, ia juga memandang seyogianya panitia membatalkan saja. “Kami juga tidak akan memberikan izin kegiatan karena banyak masukan dari elemen masyarakat,” jelasnya. (ARN)

Kegaduhan Negara ini Bermula Karena Ada Kelompok yang Ingin Menerapkan Hukum Islam

Foto ilustrasi : hukum islam versi ISIS 

NAHIMUNKARNEWS.COM -- Ini adalah soal orang-orang yang merasa bahwa Islam dan kaum muslim masih dipinggirkan. Ini adalah soal orang-orang yang menganggap orang Kristen itu musuh. Ini adalah soal orang-orang yang menganggap Indonesia sedang dan akan dikuasai Cina.

Soal Islam yang dipinggirkan, sebenarnya umat Islam itu kurang apa sih? Kementerian Agama itu hampir 100% kegiatannya melayani kebutuhan umat Islam. Lalu ada pengadilan agama, yang khusus melayani umat Islam. Ada badan amil zakat, juga untuk umat Islam.

Tahu nggak bahwa anggaran Kementerian Agama itu sebesar 62 T, nomor 3 terbersar, setelah Kementerian Pertahanan dan Kementerian PUPR? Untuk apa? Sebagian besarnya dinikmati umat Islam.

Baca juga :
[Video] Pancasila dan Bhinneka Terancam, Mahasiswa Binaan HTI Deklarasikan Negara Khilafah  

Jadi apa yang kurang? Yang kurang adalah rasa terima kasih kepada negara dan pemerintah.

Masih ada orang Islam yang belum puas kalau negara ini tidak ditata sesuai kehendak mereka. Mereka ingin pakai aturan Islam, semua dipegang orang Islam, yang non muslim jangan menonjol. Mereka tidak ingin hidup saja, tapi mereka ingin menguasai.

Lalu, ini juga soal orang-orang yang menganggap Kristen itu adalah musuh. Mereka meyakini bahwa Kristen tidak akan pernah diam, sampai mereka menguasai umat Islam. Ahok itu Kristen. Tapi Jokowi kan muslim? Jokowi difitnah Kristen. Jokowi juga difitnah komunis.

Apa salah orang Kristen? Mereka menzalimi umat Islam. Kapan? Itu waktu Perang Salib? Ha? Itu perang antara orang Arab dengan orang Eropa. Kenapa kita ikut? Mereka, orang-orang Arab itu tidak pernah peduli dengan sejarah kita, kok.

Tapi, itu penjajah Belanda kan Kristen? Oh ya? Kalau penjajah Jepang itu apa? Tahu tidak, Turki itu juga menjajah Arab. Muslim menjajah muslim. Kau menyebutnya khilafah islamiyah. Prinsipnya imperium besar, seperti gagasan yang Asia Raya yang dibawa Jepang. Bedanya, Jepang tidak menjual Tuhan mereka pada kita, atau jualan Tuhannya tidak laku.

Karena merasa terjajah itulah negara-negara Arab kemudian memberontak terhadap Turki, lalu memerdekakan diri.

Penjajahan itu soal suatu bangsa ingin menguasai bangsa lain. Ia tidak membawa kepentingan agama. Ingat, orang-orang Kristen juga berjuang melawan penjajah, untuk memerdekakan diri.

Ahok itu Cina, kata mereka. Jokowi? Jokowi juga difitnah Cina. Cina menguasai ekonomi, kata mereka. Eh, ada Bakrie, Chairul Tanjung, Kalla, dan masih banyak lagi. Mereka bukan Cina, tapi juga menguasai ekonomi. Jadi, siapa yang menguasai ekonomi? Yang bekerja keras.

Pada akhirnya, ini adalah soal orang-orang yang tidak bernalar dengan benar. Tidak paham agama, tidak paham sejarah, tidak berpikir. Bahkan juga tidak bekerja. Orang-orang yang kalah dalam persaingan kehidupan, lalu sibuk menyalahkan orang lain.

Saat orang-orang bekerja, mereka berdemo. Lha, kapan kau akan menguasai ekonomi kalau kau tidak bekerja?

Sumber: kanghasan.com

Iran Balas Kebijakan Amerika yang Melarang Warganya Berkunjung ke Amerika

Kantor airport Mahrabad di Teheran meletakkan bendera amerika didepan pintu masuk ke Iran agar yang berlalulalang dapat menginjak bendera tersebut sebagai jawaban pernyataan presiden amerika yang baru yang melarang warga Iran memasuki negaranya.



NAHIMUNKARNEWS.COM -- Keputusan pemerintah AS di bawah kekuasaan Donald Trump, telah memasukkan Iran dalam daftar larangan masuk ke negaranya, surat perintah yang diteken Oleh Presiden AS akhir pekan lalu.

Untuk membalas kebijakan presiden Amerika yang baru itu Iran mengatakan akan menghentikan warga Amerika Serikat (AS) memasuki negaranya. Kebijakan itu sebagai balasan atas larangan visa Washington terhadap Teheran dan enam negara mayoritas Muslim lainnya yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump.

"Sementara menghormati orang Amerika dan membedakan antara mereka dan kebijakan bermusuhan pemerintah AS, Iran akan menerapkan prinsip timbal balik sampai serangan AS pembatasan terhadap warga negara Iran diangkat," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran, seperti dikutip dariReuters, Minggu (29/1/2017).

"Dengan pembatasan terhadap perjalanan Muslim ke AS merupakan penghinaan terbuka terhadap dunia Islam dan bangsa Iran pada khususnya serta akan dikenal sebagai hadiah terbesar untuk ekstrimis," sambung pernyataan itu.

Sebelumnya AS mengeluarkan larangan bagi warga negara dari 7 negara Muslim, termasuk Iran, untuk masuk ke negara itu. Larangan tersebut akan membuat hampir tidang mungkin kerabat dan teman-teman dari sekitar satu juta warga Amerika-Iran untuk mengunjungi AS.

Selain Iran, negara lain yang terkena larangan memasuki AS adalah Suriah, Irak, Libya, Somalia, Sudan dan Yaman. Trump juga memutuskan AS akan berhenti menerima pengungsi dari Suriah.(DBS)