[Video] Ust Bachtiar Nasir Promosikan Air kencing onta sebagai Minuman Kesehatan



Nahimunkarnews.com --  Bachtiar Nasir Promosikan Air kencing onta sebagai Minuman Kesehatan. Tampak dalam video tersebut yang berlatar belakang seperti sedang di gurun pasir di Arab dengan beberapa ekor unta.

Terdapat dua jenis botol minuman dalam video, yang satu berwarna coklat layaknya warna air kencing dan satunya lagi berwarna putih susu.

Bachtiar kemudian mencampurkan dua jenis minuman tersebut ke dalam wadah alumunium dan langsung meminumnya.

Dalam video tersebut ia menceritakan bagaimana rasa dari minuman campuran tersebut, ia mengatakan bahwa terdapat rasa pahit dan sedikit aneh.

Ia juga menyebutkan bahwa minuman tersebut dapat menyingkirkan sel-sel kanker di dalam tubuh manusia.

Lihat videonya ;



Namun hal tersebut masih belum terbukti secara ilmiah dan campuran minuman tersebut memang terkesan 'ekstrim' bagi sebagaian orang.[Trib/NMn]



[Video] Najwa Shihab: PKL Tanah Abang Bayar Hingga 2 Juta Agar Tidak Digusur Pemprov DKI

Uang Haram Trotoar tanah Abang, oleh Najwa Shihab dan Tim investigasi Buka mata



NAHIMUNKARNEWS.COM -- PKL Tanah Abang Bayar Hingga 2 Juta Agar Tidak Digusur Pemprov DKI. Kondisi kawasan Tanah Abang kembali semrawut. Pedagang Kaki Lima (PKL) memenuhi trotoar jalan di kawasan Tanah Abang.

Tim Buka Mata menemukan fakta, praktik jual beli trotoar illegal untuk lapak PKL.
Kamera Tim Buka Mata merekam aksi para preman di trotoar Tanah Abang.

Setiap satu meter persegi trotoar dijual seharga Rp 1 juta hingga 2 juta. Dari trotoar sepanjang 950 meter dari Jalan Raya Jatibaru hingga Jalan Kebon Jati ini, per bulan sekitar Rp 1,4 miliar mampu diraup dari jual beli illegal trotoar.

Lihat videonya:


Rupiah yang dibayarkan ini, istilahnya untuk uang pemutihan, disetor setiap bulan.
Sedangkan untuk harian, masih ada “setoran” lain.

Pelaku jual beli illegal trotoar Tanah Abang menyatakan pada Tim Buka Mata, “setoran” ini untuk membantu keamanan pada PKL dari penggusuran aparat Pemprov DKI Jakarta.

Dituturkan pula, ada dua kelompok yang “menjaga” Tanah Abang, salah satunya organisasi masyarakat.

Mengkonfirmasi fakta-fakta ini, Tim Buka Mata juga mewawancarai Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno serta tokoh Tanah Abang yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Lulung Lunggana.[PP/NMn]



[VIDEO] Jutaan Rakyat Iran Turun Ke Jalan Untuk Dukung Pemerintah



Nahimunkarnews.com -- Jutaan Rakyat Iran Turun Ke Jalan Untuk Dukung Pemerintah. Menurut Kantor Berita setempat, lautan manusia memadati kota Qom yang melakukan pawai peringatan kemenangan 9 Dey yang setiap tahun diperingati rakyat Iran.

Lihat videonya:



Peringatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan jutaan rakyat Iran yang menyatakan loyalitas sepenuhnya pada Wilayatul Faqih  dan sistem Republik Islam Iran, serta berlepas diri dari pihak-pihak yang mereka sebut berupaya merusak tatanan dan stuktur pemerintahan di Iran.

Pada 29 Desember 2009 atau 8 Dey 1388 HS terjadi aksi ratusan warga Tehran yang isu awalnya menolak hasil pemilu yang memenangkan Ahmadi Nejad dengan klaim terjadi kecurangan. Aksi tersebut kemudian membawa isu anti pemerintahan Islam dan menuntut terjadi perubahan sistem di Iran.

Keesokan harinya 30 Desember 2009 (9 Dey 1388 HS) jutaan rakyat Iran menggelar aksi mengecam gerakan anti pemerintah tersebut yang serentak dilakukan diseluruh kota besar Iran. Aksi jutaan rakyat Iran yang pro pemerintah dan sistem Republik Islam Iran tersebut akhirnya meredam suara gerakan anti pemerintah.

Aksi jutaan rakyat Iran yang menyatakan dukungan pada pemerintah dan pro pada sistem republik Islam pada 9 Dey kemudian setiap tahunnya diperingati oleh rakyat Iran dengan menggelar pawai. Hal tersebut dilakukan untuk menunjukkan pada dunia internasional, rakyat dan pemerintah Iran tetap solid untuk melanjukan cita-cita revolusi dan perjuangan Imam Khomeini.[MS/NMn]

Jarang Tampil di Televisi Limbad Kini Sudah Jadi Ustadz Yang Dakwah Keliling



Nahimunkarnews.com -- Jarang Tampil di Televisi Limbad Kini Sudah Jadi  Ustadz Yang Dakwah Keliling. Sejak menang di kontes The Master beberapa waktu lalu, Limbad langsung mencuri perhatian publik. Apalagi kalau bukan karena wajah sangarnya dan aksi panggungnya yang selalu ekstrim.

Namun, sudah beberapa waktu belakangan, Limbad jarang tampil di layar kaca. Rupanya, pria kelahiran 6 Juli 1972 itu tengah asyik dengan aktivitas barunya.

Dari Instagram pribadinya diketahui kalau Limbad kini menyibukkan dirinya dengan memperdalam agama. Pesulap  yang tidak pernah bersuara disetiap penampilannya itu juga ikut melakukan dakwah dari satu tempat ke tempat lain.


"Assallamu'allaikum...Silahturahim Dakwah dr kampung ke kampung," cerita Limbad di Instagram pribadinya baru-baru ini.[MM/NMn]

Dosen ini Mengatakan Membakar Jagung Dan Ikan Adalah Tradisi Orang Kafir



Nahimunkarnews.com -- Entah apa yang ada dalam keyakinan agama Dr. H. Karyono Ibnu Ahmad ini. Hanya karena ingin melarang perayaan tahun baru masehi, ia menyebut kalau bakar jagung dan bakar ikan bisa dosa karena mubadzir. Itu tradisi non muslim. Hmmm...

Komentar berlebihan tersebut dimuat dalam Tabloid bernama UmmaH, yang kemudian dicopas oleh situs kalsel.muhammadiyah.or.id, Sabtu (31/12/2016) dengan judul "Jangan Lakukan Perbuatan Mubadzir di Akhir Tahun".

Dosen yang mengajar di FKIP Universitas Lambung Mangkurat (Ulam) Banjarmasin tersebut bahkan menyebut dosa bagi yang melakukannya. "Itu merupakan perbuatan sia-sia, tidak ada dalam ajaran Islam, bahkan menjadi dosa karena mubazir, " ujar Dr. H. Karyono Ibnu Ahmad.

Sekilas tampaknya benar, seakan dia ulama pakar yang paham agama. Padahal, jika merujuk pada pengertian mubadzir sendiri, jagung dan ikan yang dibakar, lalu dimakan bersama-sama, itu sama sekali tidak bisa disebut mubadzir.

Mubadzir adalah zaadul maaasir, yakni menyalahgunakan, menghambur-hamburkan atau merusak harta. Menurut Dr. Abdullah Laam bin Ibrahim dalam Al Bahuti, mubadzir adalah membelanjakan harta tidak pada semestinya, atau membeli barang haram semacam miras, bom (untuk teroris) atau membeli domain untuk menghina kiai dan NU.

Contoh mubadzir adalah menggunakan telur untuk dicampur, dikocok dengan air, lalu dilemparkan kepada teman kita yang sedang ulang tahun, hanya untuk mengerjainya. Itu bisa masuk kategori mubadzir karena telur yang digunakan akhirnya tidak bisa dikonsumsi.

Tambahan lagi janganlah jadi orang munafik yang selalu berteriak haram budaya Kafir tapi asyik dan bangga memakai budaya kafir yang lain seperti bermedia sosial macam facebook, Twitter, WhatsApp dll.[PP/NMn]

Resolusi Sidang Majelis Umum PBB, Tolak Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Resolusi Sidang Majelis Umum PBB, Tolak Yerusalem Sebagai Ibukota Israel


NAHIMUNKARNEWS – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya menyetujui sebuah resolusi yang meminta Amerika Serikat menarik pengakuannya atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Sebanyak 128 anggota mendukung resolusi, sembilan negara menolak sementara 35 lainnya abstain.

Dikutip dari Anadolu, pada Jumat 22 Desember 2017, sebanyak 193 anggota Majelis Umum PBB melakukan pemungutan suara atas resolusi yang menolak keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada 6 Desember lalu.

Sebelumnya, langkah mundur Presiden Trump tersebut telah mengundang kecaman dari seluruh dunia arab dan muslim. Bahkan, sejumlah sekutu AS pun mulai menentang tindakan atau klaim sepihak AS tersebut.

Dari 193 anggota,  sembilan negara yang menolak resolusi tersebut yaitu Israel, Honduras, Togo, AS, Palau, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, dan Guatemala Sementara dua pertiga negara anggota PBB termasuk Jerman, Prancis, Italia, Belanda, Belgia, Portugal, Swiss, Swedia, Norwegia, Spanyol dan Yunani memilih untuk mendukung resolusi tersebut.

Kali ini, berbeda dengan di Dewan Keamanan PBB, AS tidak memiliki hak veto di Majelis Umum.
Hukum internasional memandang Tepi Barat  termasuk Yerusalem Timur  sebagai "wilayah yang diduduki" dan menganggap semua permukiman Yahudi yang dibangun di wilayah tersebut ilegal.

Yerusalem masih menjadi poros konflik Israel-Palestina, karena orang-orang Palestina menginginkan Yerusalem Timur menjadi Ibu Kota Palestina di masa yang akan datang.

Resolusi tersebut menekankan bahwa dimensi spiritual, religius dan budaya yang unik dari Yerusalem perlu dilindungi dan dilestarikan. Resolusi juga menyerukan agar semua negara menahan diri untuk mendirikan misi diplomatik di Yerusalem.

Resolusi tersebut juga menegaskan bahwa isu mengenai status akhir Yerusalem harus diselesaikan melalui negosiasi sesuai dengan resolusi PBB yang relevan dan menyatakan bahwa keputusan yang mengubah status kota tersebut batal demi hukum.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memotong bantuan ke negara-negara yang mendukung resolusi Yerusalem pada Rabu. “Biarkan mereka memberikan suara melawan kita," ungkap Trump dalam rapat kabinet. "Mereka menerima ratusan juta dolar bahkan miliaran, namun mereka voting dan melawan kita," Trump menambahkan.

Lalu, Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, pada Rabu mengatakan bahwa dia akan mencatat nama-nama negara yang mendukung resolusi tersebut.[VV/NMn]

Ansharullah: Dunia Bungkam Terhadap Kekejian Saudi, tapi Kecam Pembelaan Yaman



NAHIMUNKARNEWS.COM – Ansharullah, Dunia Bungkam Terhadap Kekejian Saudi, tapi Kecam Pembelaan Yaman. Juru bicara resmi Ansharullah Yaman, Mohammed Abdul Salam, mengecam kejahatan keji yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Saudi terhadap warga kota Saada pada hari Rabu, yang merenggut nyawa sejumlah warga sipil yang tidak bersalah dan melukai beberapa lainnya.

“Musuh telah melakukan pembantaian pada hari Rabu di Sa’ada karena jumlah korban tewas mencapai 19 perempuan dan anak-anak, dan pemboman tersebut juga menargetkan paramedis,” katanya sebagimana dikutip Yemen Extra.

Abdel Salam mengecam posisi internasional, yang tidak melakukan apapun atas kejahatan perang dan pembantaian yang terjadi setiap hari di Yaman, dan malah merasa terganggu oleh sikap pembelaan yang diambil bangsa Yaman untuk diri mereka sendiri.

Juru bicara Ansarallah itu juga menekankan bahwa bangsa Yaman berhak untuk membela diri melawan kejahatan mengerikan yang dilakukan terhadap mereka di tengah keheningan dunia.

Dalam pernyataannya Abdul Salam juga mengonfirmasi bahwa rudal Yaman diluncurkan untuk membela kedaulatan rakyat Yaman.


Pada hari Selasa (18/12), Unit Rudal Yaman meluncurkan serangan rudal balistik ke istana Al-Yamamah di Riyadh, dimana di dalam istana sedang berlangsung pertemuan para petinggi kerajaan Saudi termasuk sang pangeran Mahkota penggagas agresi terhadap negara tetangganya itu, Mohammed bin Salman.

Arab Saudi mengklaim telah mencegat rudal tersebut, namun pihak Yaman menyatakan bahwa rudal telah mencapai istana dan menimbulkan beberapa kerugian.

Mohammed al-Bukhaiti, juru bicara Houthi, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa ada beberapa “korban” dalam serangan tersebut, yang bagaimanapun hal ini seperti biasa akan disangkal oleh pihak Arab Saudi.

” Saudi akan mengklaim mereka menembak jatuh rudal kami, tapi kami memiliki teknologi presisi, yang mampu menyerang setiap target di kerajaan,” kata Bukhaiti. [ARN/NMn]

Sebarkan Hoax Tentang PDIP Ibu Rumah tangga Ditangkap Tim Cyber Polri



NAHIMUNKARNEWS.COM -- Sebarkan Hoax Tentang PDIP Ibu Rumah tangga Ditangkap Tim Cyber Polri. Seorang ibu rumah tangga berinisial Rin (37) ditangkap tim Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Rin ditangkap karena menyebarkan hoax foto baliho yang menyudutkan PDIP.

"Tersangka membuat tulisan 'PDIP Tidak Butuh Suara Umat Islam', yang kemudian di-posting di akun Facebook-nya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Kamis (21/12/201).

Rin ditangkap di rumahnya di Perumahan Baranang Siang Indah Blok G1, Desa Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Bandung, pada pukul 01.12 WIB tadi. Polisi menyita sejumlah barang bukti dari tersangka.

[ads1]


Argo mengatakan kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi terkait posting-an tersangka di akun Facebook-nya. Di akunnya itu, tersangka mem-posting foto baliho di sebuah jalan yang diedit dengan tulisan 'PDI-P Tidak Butuh Suara Islam' dengan tambahan foto lambang Partai Golkar, NasDem, Hanura, PPP, dan Perindo.

"Tersangka mem-posting pada akun Facebook miliknya berupa tulisan yang disertai dengan melampirkan gambar baliho yang berisi penyebaran kebencian berupa SARA," papar Argo.

Saat ini Rin masih diperiksa di Mapolda Metro Jaya. Ia dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU 11 Tahun 2008 tentang ITE. [Det/NMn]

Trump Ancam Stop Dana Bantuan ke Negara Pro Palestina

Donald Trump tunjukkan dukungannya untuk Yerusalem sebagai ibu kota Israel di Gedung Putih Washington, Rabu (6/12/2017)



Nahimunkarnews.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghentikan berbagai program bantuan dari AS ke negara-negara yang menyokong PBB untuk membuat resolusi melawan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Dilansir laman BBC, langkah pengakuan sepihak atas Yerusalem itu membuat Trump dikecam di berbagai belahan dunia.

"Mereka menerima ratusan juta dolar bahkan miliaran, namun mereka voting dan melawan kita," kata Trump, 20 Desember 2017.

Biarkan saja mereka melawan. Saya tak peduli," lanjut Presiden AS saat berbicara di Gedung Putih.

Komentar itu disampaikan Trump menyusul bakal digelarnya sidang khusus Majelis Umum PBB yang beragendakan voting melawan kebijakan AS melalui adanya rekomendasi resolusi baru. Draft disebutkan tak akan menyebutkan nama negara AS, namun arahnya akan cenderung pada pembatalan pengakuan atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sementara sebelumnya Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley juga sudah berbicara keras di Dewan Keamanan PBB menyoal voting dan rencana resolusi baru tersebut. Haley mengatakan, hal tersebut tak seharusnya terjadi pada AS yang sudah banyak berbuat untuk PBB dan dunia.

AS pada saat itu langsung memveto hasil sidang DK PBB yang dianggap tak berpihak kepada mereka.[VV/NMn]


Pukulan Telak Dari Rakyat Palestina Untuk Felix Siauw Yang Bilang Cinta tanah air tidak ada dalilnya



Nahimunkarnews.com -- Pukulan Telak Dari Rakyat Palestina Untuk Felix Siauw Yang Bilang Cinta tanah air tidak ada dalilnya. Bagi seorang Felix Siauw, mencintai tanah air tidak memiliki dalil. Dikarenakan tidak memiliki landasan hujjah, makanya membela tanah air bukan bagian dari ajaran islam. Sehingga tidak ada alasan untuk melakukan itu. dan hal itu pula berlaku pada nasionalisme dan demokrasi. Baginya umat islam harus dipersatukan dalam satu naungan khilafah yang dengan serta merta menolak adanya negera bangsa seperti Indonesia.

Begitupun dengan demokrasi. Baginya demokrasi adalah sebuah sistem kufur ciptaan barat yang semestinya tidak diikuti oleh umat islam. Jalan keluar dari problematika yang terjadi bukan demokrasi melainkan sistem khilafah. Islam adalah ajaran paripurna sehingga dengan sendirinya mulai dari urusan terkecil hingga urusan masyarakat telah dijabarkan di dalam islam. Dan lewat propagandanya, solusi semua itu adalah khilafah.

Felix Siauw adalah seorang kader organisasi terlarang di Indonesia pengusung khilafah yaitu HTI. Sama seperti kombatan PKI di zaman orde lama, para kader HTI menggunakan berbagai corong untuk melakukan propaganda. Jika PKI banyak menyasar kaum buruh dan tani yang dianggap tersisihkan oleh pesatnya pembangunan akibat lahan produksi yang semakin banyak, HTI menggunakan sentimen agama dalam menyebarkan ajarannya. Isu kriminalisasi ulama, antek asing dan sebagainya adalah bualan basi mereka yang ternyata masih laku di pasaran terhadap mereka yang masih terjangkiti penyakit fanatisme buta. Bahkan bagiHTI dan Felix Siauw sendiri, mereka selalu menganggap kelompoknya adalah kelompok pembela islam yang terdepan termasuk dalam melihat persoalan Palestina. Benarkah demikian klaim-klaim dari HTI itu? Saya sebenarnya melihat persoalan Palestina lebih pada dagangan pentolan HTI termasuk Felix Siauw demi memuluskan langkah hegemoni khilafahnya.

Mari kita berpikir, Palestina adalah sebuah daerah yang hingga saat ini masih terjajah dan berada di dalam cengkraman Israel. Para warga Palestina melakukan perjuangan baik itu berupa jalur diplomasi maupun peperangan dalam menghadapi Israel. Hal yang sama kita pernah lakukan sebagai bangsa Indonesia ketika menghadapi penjajahan Belanda maupun Jepang. Artinya masyarakat Palestina menyadari bahwa tanah airnya harus diperjuangkan agar dapat memperoleh kemerdekaan. Berarti secara jelas dan gamblang, warga Palestina mengakui adanya tanah air Palestina. Mengakui adanya negara Palestina dan adanya tumpah darah Palestina. Mereka tetap mengakui adanya sekat-sekat nasionalisme berupa negara bangsa yang bukan hanya milik islam saja, tetapi ada kristen dan yahudi.

Disinilah muncul pertanyaan besar, jikaHTI dalam hal ini Felix Siauw adalah seorang pembela Palestina maka seharusnya ia paham akan pentingnya sebuah arti nasionalisme. Sebuah arti mencintai tanah air dan sebuah arti adanya ikatan sebagai sebuah masyarakat dalam lingkup negara bangsa. Bukan malahan ingin meniadakan negara bangsa itu menjadi satu kepemimpinan tunggal. Saya tidak mengerti model seperti apa yang dijadikan rujukan oleh HTI dan Felix Siauw tentang konsep khilafah ini. Mulai dari rujukan primer islam Al Quran dan Hadist hingga jika kita melihat sejarah sejak nabi Muhammad SAW hingga di era kesultanan Turki Usmani tidak memiliki korelasi dengan konsep mereka. Di era nabi Muhammad SAW hingga kesultanan Turki Usmani tetap mengenal sekat-sekat wilayah. Nabi Muhammad SAW membuat Piagam Madinah dengan penduduk yahudi pada saat itu dengan membatasi wilayahnya. Begitupun dengan kesultanan Turki Usmani yang tetap membatasi wilayahnya dan tidak mengenal konsep kepemimpinan tunggal.

Jadi wajar ketika ada yang meragukan niat dari HTI dan Felix Siauw ini dalam mencoba tampil sebagai pembela terdepan rakyat Palestina, tetapi di tempat lain menjadi antitesa dari sebuah kecintaan terhadap tanah air. Seharusnya pelajaran sejarah bangsa Indonesia yang berjuang mati-matian dalam melawan penjajah harus diberikan ulang kepada HTI dan Felix Siauw supaya mereka paham akan nilai-nilai perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan kita. Saya juga menduga jika HTI dan Felix Siauw ini memang sengaja diciptakan dan dimasukkan ke dalam Indonesia untuk memcah belah NKRI. Dan jika itu memang betul adalah target mereka, maka selayaknya kita mewaspadai mereka karena konsep kepemimpinan tunggal dan antitesa terhadap negara bangsa mereka tidak berbeda dari pemahaman sebagian kaum komunis yang ingin meniadakan Negara bangsa. Dan tentunya kita belum melupakan sejarah tentang sepak terjang PKI di Indonesia.[SIC/NMn]