[VIDEO] Gus Nur Yang Aktif Hina NU Akhirnya Minta Ampun Setelah Didatangi BANSER



Nahimunkarnews.com -- Gus Nur Yang Aktif Hina NU Akhirnya Minta Ampun Setelah Didatangi BANSER. Sugi Nur Raharja alias Gus Nur tadi malam akhirnya meminta maaf atas ceramahnya selama ini. Dihadapan Banser Semarang, Sugi Nur menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengulangi ceramah-ceramahnya yang selama ini menyinggung Banser.

"Saya meminta maaf apabila ada pernyataan/ceramah saya yang dianggap kurang elok dan tidak berkenan di hati saudara Banser," kata Sugi Nur dalam surat pernyataannya yang diterima redaksi dutaislam.com Senin (16/10/2017) Sore.

Dalam surat pernyataan bermaterei yang ditandatangani oleh Sugi Nur Raharja, Saiful Bahri dari PC GP Ansor Semarang, dan S. Dedy C. dari PA Pikot Intelkam Polrestabes Semarang tersebut, Sugi Nur juga berjanji akan menghapus video-video yang selama ini menimbulkan keresahan.

Lihat video kesombongan Nur Sugi atau Gus Nur



"Saya akan menghapus video-video yang dirasa menimbulkan keresahan yang ada di teman-teman Banser," lanjutnya dalam surat tertanggal 16 Oktober 2017 itu.

Saiful Bahri yang ikut bertandatangan di surat pernyataan tersebut menyatakan, teman-teman Banser Semarang akan berusaha mengawal penceramah-penceramah yang selama ini menimbulkan keresahan, termasuk Sugi Nur tersebut.

"Kalau ada penceramah yang menimbulkan keresahan di masyarakat, khususnya Semarang, kami akan mengawalnya. Tidak cuma kali ini, sebelumnya juga pernah kami lakukan," kata Saiful saat dikonfirmasi dutaislam[DI/NMn]

[VIDEO] Tembang Doa Jawa Untuk Menolak Bala Dan Wabah Penyakit



NAHIMUNKARNEWS.COM -- Tembang ini pernah demikian populer saat saya masih kecil dulu, konon katanya pencipta tembang ini adalah salah satu Wali songo. Nadanya yang syahdu dan penuh nasehat terasa nyaman dan menimbulkan kesan yang mendalam. Selain itu masih menurut kakek saya dan juga orang-orang tua disekitar tempat saya tinggal tembang ini juga bisa menolak bala dan menyembuhkan wabah penyakit yang datang.

Jika ada diantara anda yang lahir antara tahun 1950 - 1970 pasti tidak asing dengan tembang yang satu ini khususnya di pulau jawa karena biasanya dibuat syair atau puji pujian sebelum sholat dimasjid atau di surau (mushola).

Dan konon tembang ini pernah diwajibkan oleh sesepuh dan pimpinan Universitas Darul Ulum Jombang untuk terus dilestarikan di lingkungan Universitas tersebut.


Syairnya adalah sbb :

Likhomsatun uthfi biha Kharral wabaa il khatimah Al Musthafa wal Murtdha Wabnahuma wa Fathimah 2x

Kulo gadah aji aji limo Kanggo mbukak lawang suwargo Kanggo nyirepi geni neroko Lan nyengkalani siksane Alloh. 2x

Aji aji limo wujud manungso Linuwih ilmu sumber tulodo, tindak lakune adoh ing olo, Manah niate tansah waskito. 2x

Kanjeng Muhammad Rosulillah Sayyidatun nisak siti Fathimah Sayyidina Ali karromallohu wajhah Putro kekalih Hasan lan Husain. 2x

Poro malaikat podo sholawat Bumi lan langit sedoyo khidmat Jiwo limo kinasih Alloh, Jiwo limo satruning doso. 2x

Sinten kemawon kang nyolawati Kanjeng Nabi tansah nyafa’ati, Marang liyane yen nrisnani Gusti Alloh bakal ngridhani. 2x

Mboten bakal ketrimo sholate Yen mboten maos sholawate Imam syafi’i ngendikaake Niki bukti agunge drajate. 2x

Nadyan ibadah sak umur-umur Amal ibadah ra keno diukur, Marang limone yen ora akur Neroko panggone bakale njegur. 2x

Silahkan Simak Videonya:


Arti bahasa indonesianya kurang lebih demikian:

”Lii khomsatun utfi bihaa harrol wabaa-i haatimah, al-Musthofa wal murtadho wabna huma wa Fathimah”

Pusaka lima berwujud manusia, Puncaknya ilmu (dan) sumber teladan, tingkah dan perilakunya jauh dari kesalahan, Hati dan akalnya selalu lurus(dalam kebenaran). 2x

Nabi Muhammad Rasulillah Sayyidatunnisak Siti Fathimah Sayyidina Ali karramallahu wajhah Dan kedua putranya Hasan dan Husain 2x

Para malaikat Semua Bershalawat Bumi dan langit semua Berkhidmat, Jiwa lima kekasih Allah Jiwa lima tidak pernah melakukan dosa (bermaksiat). 2x

Siapa saja yang suka bershalawat, Baginda Nabi saw akan memberikan safa’atnya Untuk siapa saja yang mencintai mereka Allah akan selalu meridhainya. 2x

Tidak akan diterima sholatnya Jika tidak membaca sholawat (kepada Nabi Muhammad dan keluarganya) Imam syafi’i pernah mengingatkan (tentang keutamaan Ahlul Bayt) Ini adalah bukti keagungan derajatnya (di sisi Allah swt). 2x

Meski ibadah selama hidupnya Amal ibadah sebanyak-banyaknya.(Tapi) jika kepada kelima (manusia suci) itu (memusuhi) dan tidak mengikutinya Nerakalah tempat yang akan dimasukinya 2x.[NMn]


Sultan Brunei Membanggakan Presiden Jokowi Dengan Mengajaknya Duduk Disampingnya

Nahimunkarnews.com -- Membanggakan !! Di Luar.. Presiden RI Begitu Dihormati


Dari sekian banyak kepala negara yang hadir pada acara 50 tahun kepemimpinan Sultan Bolkiah kemarin, saat jamuan Sultan Brunei memilih Presiden RI yang duduk di sebelahnya.


Dan dalam iring-iringan kerajaan Presiden RI berada tepat di belakang Sultan. Padahal diantara yang hadir terdapat Raja Yordania Abdullah II, Yang Dipertuan Agong Malaysia Sultan Muhammad V, Prince Edwarddan Princess Sofia selaku wakil khusus Ratu Inggris, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, hingga State Counsellor Myanmar Aung San Suu Kyi.

Nampaknya kelompok yang tidak suka dengan Jokowi dan berupaya untuk menjatuhkan, memfitnah dan menghina Presiden itu sia-sia belaka, karena orang terhormat akan tetap berada pada posisinya.

(Salam Damai)

Ali Valentino/NMn

Survei: Didukung Kelompok Radikal Dan Pembela Koruptor Elektabilitas Prabowo Makin Terpuruk


NAHIMUNKARNEWS.COM -- Didukung Kelompok  Radikal Dan Pembela Koruptor Elektabilitas Prabowo Makin Terpuruk .
Elektabilitas Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang terus terpuruk dan merosot dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), dengan hanya mendapat 12 persen suara tidak terlepas dari dukungan kelompok Islam radikal dan intoleran juga dukungan dari beberapa  politikus yang pro kepada koruptor. Kelompok inilah yang ditengarai menjadi sebab penurunan elektabilitas Prabowo.

Wasekjen PPP Achmad Baidowi saat dimintai tanggapan, Kamis (5/10/2017) malam mengatakan, "Kami tidak kaget dengan hasil survei tersebut karena juga hampir sama dengan analisa dari internal PPP," ujar Achmad Baidowi.

Sementara itu Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research & Consulting Djayadi Hanan meyakini,  Prabowo tak akan bisa berbuat banyak melawan Jokowi dan kemenangan di Pilpres 2019 akan tertutup untuk Prabawo.
Sebab, ia menilai, lumbung suara yang diperoleh keduanya berasal dari golongan yang sama.

Jadi bisa diartikan jumlah kelompok Islam radikal yang menjadi calon kuat pemilih Prabowo hanya berjumlah kurang dari 12 persen dari total pemilih seluruh Indonesia yang mayoritas berpandangan Islam moderat, belum lagi ditambah kelompok liberal dan agama (non muslim) yang hampir dapat dipastikan tidak akan melirik Prabowo sebagai calon Presiden yang layak untuk dipilih.[NMn]

Prof. Sumanto Al Qurtuby: Beda Arab Ori Dan Arab KW



NAHIMUNKARNEWS.COM -- Jika Anda masih bingung membedakan antara "Arab Ori" dan "Arab KW", saya beri beberapa "ciri utama" sehingga Anda mudah mengenali di lingkungan Anda. Yang saya maksud "Arab Ori" disini adalah masyarakat Arab di kawasan Arab dan Timur Tengah khususnya. Sedangkan "Arab KW" adalah orang-orang "setengah Arab" atau orang non-Arab tetapi berdandan ala Arab.


"Arab Ori" itu, dari segi penampilan fisik, hidungnya suka menonjolkan diri alias mancung, sementara hidung "Arab KW" itu "hidung pemalu" alias "mancung ke dalam" he he. Kalau soal tampang, tidak semua "Arab Ori" itu ganteng-ganteng dan cantik-cantik seperti putra-putri Raja Salman yang saya lihat banyak digemari para ibu dan bapak, mas-mas dan mbak-mbak di Indonesia he he. Yang tampangnya pas-pasan kayak saya juga banyak he he.


"Arab Ori" itu kebarat-baratan, sementara "Arab KW" itu "kearab-araban". "Arab Ori" menganggap Barat adalah simbol kemajuan teknologi, pendidikan, peradaban, dan modernisme yang perlu dikloning, sedangkan "Arab KW" memandang Barat adalah "kebudayaan kapir-Kristen-Yahudi" yang haram untuk ditiru.


"Arab Ori", terutama generasi muda kota, suka mengenakan pakaian kasual ala Barat, sedangkan "Arab KW" suka memakai jubah (biar tampak seperti Arab eh salah, maksudku, "nyunah rasul"). Para perempuan muda Arab juga sama sangat modis dan bergaya dalam hal berpakaian (apalagi kalau di Luar Negeri).


"Arab Ori", kalaupun memakai jubah sebagai pakaian tradisional mereka di acara-acara tertentu, ukurannya pas atau matching dengan bentuk tubuh sehingga tampak elegan dan enak dipandang. Desain jubahnya pun beraneka ragam. Kalau "Arab KW" ada yang kurang matching dan kedodoran kalau pakai jubah he he, meskipun ada juga yang pas dan matching sih.

"Arab Ori" berlomba-lomba menempuh pendidikan di Barat (Amerika, Kanada, Eropa Barat, Australia, dlsb) supaya kelak bisa mendapat pekerjaan yang keren, bergengsi dan bergaji tinggi, serta meningkat status sosial mereka di masyarakat. Sedangkan "Arab KW" mimpi dan "ngences" banget ingin sekolah di negara-negara Arab karena dianggap sebagai "sumber otentik" Islam.


"Arab Ori" berlomba-lomba ingin menjadi masyarakat yang maju, modern, dan berpikiran jauh ke depan. Sementara "Arab KW" berlomba-lomba kembali ke masa lampau keislaman karena dipandang lebih murni dan bisa mengantarkan ke surga.


"Arab Ori" (khususnya yang di kawasan Arab Teluk, bahkan Libanon, Mesir, Yordania, dlsb) gandrung dengan Bahasa Inggris (kecuali Arab Aljazair dan Maroko yang berbahasa Perancis). Kalau "Arab KW" gandrung dengan Bahasa Arab karena dianggap sebagai "bahasa surga".


"Arab Ori" makannya nasi kebuli, nasi kabsah atau biryani. Kalau "Arab KW" nasi bungkus dengan semur jengkol dan ikan teri he he.

Ada lagi? **

Penulis : Prof. Sumanto Al Qurtubi Guru besar di Universitas King Fahd Arab Saudi