[VIDEO] Ketua PBNU KH. Said Agil Siraj: Selama Negara Tidak Melarang Umat Islam Sholat Maka Tidak Boleh Dimusuhi



Nahimunkarnews.com -- Ketua PBNU KH. Said Agil Siraj: Selama Negara Tidak Melarang Umat Islam Sholat Maka Tidak Boleh Dimusuhi. Ketua PBNU KH. Said Agil Siraj dalam tausiah politiknya ke pondok pondok pesantren Nahdlatul ulama menyampaikan hubungan antara pemerintah dan umat Islam. Menurut Kyai Said selama pemerintah tidak melarang umat Islam sholat Jumat atau berjamaah, selama pemerintah tidak melarang umat Islam membangun Masjid, dan tidak melarang ibadah Haji maka pemerintah yang seperti itu tidak boleh dianggap musuh dan diperangi. Kyai Said mencontohkan bahwa Nabi Muhammad saw pernah berhijrah ke Habsyah( Ethiopia) yang Raja nya beragama Kristen, Nabi Muhammad tidak menganggap raja selain non muslim itu sebagai musuhnya. Jangan seperti kaum Teroris yang mengatasnamakan Islam tapi menghancurkan Gereja gereja, dan membunuh pastur dan pendetanya.[PP/NMn]

Lihat videonya;

FUI Dan MUI Yogyakarta Melarang Kebaktian Umat Kristiani



NAHIMUNKARNEWS.COM -- Kebaktian umat Kristen yang digagas Pendeta Stephen Tong di Stadion Kridosono, Yogyakarta, batal digelar Jumat (20/10), akibat desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI).

Dengan alasan menguatnya penolakan ormas, pengelola stadion, PT Anindya Mitra Internasional (AMI), membatalkan perjanjian sewa yang mereka teken dengan panitia acara bertajuk Kebaktian Nasional Reformasi 500 Tahun itu.

"Ada beberapa informasi dan masukan terkait acara itu. Kami kan badan usaha, pasti memperhatikan itu semua karena risiko harus kami hitung," kata Direktur Utama PT AMI, Dyah Puspitasari, seperti dilaporkan wartawan Furqon Himawan di Yogyakarta.

Pada 12 Oktober lalu, FUI bersurat kepada Kepala Polda Yogyakarta Brigjen Ahmad Dofiri. Dalam surat itu, mereka menuding kebaktian pimpinan Stephen Tong berpotensi menjadi ajang permurtadan karena berisi penyembuhan massal.

Surat larangan ibadah umat Nasrani yang diterbitkan oleh FUI Yogyakarta


Ormas FUI Meminta Dofiri tak menerbitkan izin, FUI menyarankan panitia kebaktian memindahkan acara dari Kridosono ke gereja.

Empat hari berselang, MUI melayangkan surat serupa kepada Dofiri. Surat yang diteken Ketua MUI Yogyakarta Thoha Abdurrahman itu memiliki konten yang sama dengan surat FUI.

Hingga berita ini diturunkan, BBC Indonesia telah berupaya mengkonfirmasi lebih lanjut sikap MUI dan FUI. Namun kedua pihak belum memberi jawaban.

Kabid Humas Polda Yogyakarta, AKBP Yulianto, menyebut pihaknya tidak perlu mengerluarkan izin untuk acara keagamaan, tapi hanya surat tanda terima pemberitahuan. Berkaca pada kebaktian yang digelar Stephen Tong di Kridosono pada 2015, ia mengatakan kepolisian harus mengerahkan banyak personel untuk mengamankan acara.

"Kami belajar dari pengalaman, kalau tahun ini dilaksanakan pun, kami akan mengeluarkan pengamanan yang cukup banyak," ujarnya.

Yulianto mengklaim sudah membantu panitia kebaktian mendapatkan tempat alternatif selain Kridosono. Namun, kata dia, panitia tak menindaklanjuti tawaran tersebut.

Adapun kelompok masyarakat sipil menyebut FUI beberapa kali terlibat aksi intoleran. Salah satunya merupakan desakan mereka terhadap Universitas Kristen Duta Wacana menurunkan spanduk yang memuat foto mahasiswi berkerudung.

Komnas HAM mencatat pengaduan pelanggaran hak kebebasan beragama dan berkeyakinan mendominasi daftar mereka pada tahun 2016, yakni sebanyak 87, meningkat 10 aduan dari 2015.

Dari angka itu, 44 di antaranya berbentuk pelarangan mendirikan rumah ibadah, sementara 19 lainnya berupa pembatasan kegiatan keagamaan.[BBC/NMn]

Ditunggangi Anasir HTI Mahasiswa Tuntut Pemerintah Cabut Perrpu Ormas




Nahimunkarnews.com -- Aksi Mahasiswa yang tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi tidak murni lagi sebagai gerakan yang menyuarakan aspirasi rakyat, karena telah ditunggangi oleh anasir anasir dari HTI yang merasa kecewa karena baru saja dibubarkan oleh pemerintah sebab terindikasi paham radikal yang mengancam sistem negara dengan ideologi khilafahnya.

Dalam aksinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutannya. Salah satunya adalah pencabutan Perppu Ormas 2/2017. Perppu itu dianggap menunjukkan sikap Jokowi yang antikritik karena telah membatasi kebebasan bagi organisasi yang ada di Indonesia.

Baca juga: [VIDEO] HTI Koordinir Mahasiswa Turunkan Jokowi untuk digantikan Khilafah


Aksi yang berlangsung sampai malam pun akhirnya berakhir ricuh dan polisi berhasil menangkap beberapa mahasiswa yang memiliki afiliasi dengan HTI.
Berikut Daftar Mahasiswa Gema Pembebasan (Hizbut Tahrir Indonesia) yang ditangkap dalam kerusuhan tadi malam.

Baca Juga: [Video] Pancasila dan Bhinneka Terancam, Deklarasi Khilafah oleh Mahasiswa dan HTI 


Di dalam tas dan dompet mereka ditemukan KTA HTI (NGAKUNYA BEM)???MAHASISWA APA MAHASISWA TAPI DUKUNG TOLAK PERPPU ORMAS..
MAHASISWA ANTI PANCASILA YA ???
DEMO SAMPAI MALAM DAN BUAT RICUH.



1. M. YOGI ALI KHAEDAR Laki-laki, Tegal 18-07-1998, Mahasiswa IPB,Islam, Jl. Pramuka No.393 Desa Danawari Kec. Balapulang Kabupaten Tegal

2. ARDI SUTRISBI Laki-laki, NTB 10-07-1995, Mahasiswa IPB, Islam, Jl. Lintas bimasape Kel.Parawanga Kec. Lawo Bima NTB

3. ADITYA PUTRA GUMESA Laki-laki, Bengkulu 26-08-1995, Mahasiswa Universitas Riau, Islam, Jl.Lintas Tebo Jambi Kel. Sungai Bengkal Kec. Sungai Bengkal Kabupaten Tebo Jambi

4.GUSTRIANA, Jakarta 25 Agustus 1996, laki-laki, islam, mahasiswa UNTIRTA, Jl. Cilincing baru gg 1 Rt. 011/001 No. 38 Kel. Cilincing, Kec. Cilincing, Jakarta utara.

5. TAUFIK, Bandung 27 Nopember 1996, Laki-laki, Islam, Mahasiswa Brawijaya, Jl. Telogo mas No. 106 Rt. 003/004 Kel. Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Malang, Jawa Timur.

6. MUHAMMAD WADIK, Enrekang, 4 Juli 1996, Laki-laki, Islam, Mahasiswa Brawijaya, Jl. Telogomas Rt.003/004 Kel. Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Malang, Jawa Timur. 7. SUSILO, 19TH, Islam, Asrama Putra IPB Dramaga, Mahasiswa IPB

8. MUHAMMAD YAHYA SIFAHUDIN, 20TH, Islam, Asrama Putra IPB Dramaga, Mahasiswa IPB

9. RIFKI ABDUL JABAR, 18TH,Bukit Kayu Manis Blok Ba No. 3 Tanah Sereal, Mahasiswa AKA (ANALIS KIMIA) Bogor

10. RAMDANI 20TH, Islam, Pangakalan Raya Bogor Utara, Mahasiswa Universitas Pakuan

11. M. GOLBI DARWIS, 21TH,Islam,Balio Dramaga Bogor, Mahasiswa IPB12. FAUZAN ARINDRA, 20TH,Islam,Taman Victoria Sentul, mahasiswa STEI TAZKIA Sentul

Dari beberapa yang ditangkap adalah mahasiswa IPB pro Khilafah, IPB juga pernah menjadi tuan rumah saat pertemuan kader HTI untuk mendeklarasikan Khilafah harus tegak di Indonesia.[Salim Slamet/NMn]

Spanduk "Pribumi Muslim" Sama artinya menganggap Kristen, Hindu, Budha Bukan Pribumi

Spanduk yang bertuliskan Kebangkitan Pribumi Muslim terbentang saat pelantikan Gubernur Jakarta yang baru Anis Baswedan

Nahimunkarnews.com -- Spanduk "Pribumi Muslim" Sama artinya menganggap Kristen, Hindu, Budha Bukan Pribumi. Bagi kelompok radikal dan pro Khilafah pribumi  adalah kaum 'muslim' yang mendukung mereka sementara muslim yang berorientasi keberagaman nusantara, Kristen, Hindu Buddha tidak dianggap sebagai Pribumi.

Alasan yang mereka kemukakan adalah pemerintah telah menindas pribumi. Dengan alasan itu, mereka bisa dengan seenaknya menuding kelompok atau agama selain Islam anti Pribumi.

Sejatinya kelompok mereka sulit disebut sebagai “pribumi” karena mereka telah mereduksi arti pribumi secara sempit yang hanya berlaku untuk umat 'Islam' yang sehaluan saja. Karena itu “perjuangan” mereka  tidak bisa disebut mewakili pribumi secara menyeluruh.

Namun sebaiknya pribumi  mayoritas (atau lebih tepatnya WNI) yang mendukung kebhinekaan tak tinggal diam. Semua elemen harus bahu membahu melawan propaganda 'Pribumi Muslim' oleh pasukan-pasukan dari ormas  pendukung Khilafah. Tentu nya kita tidak ingin melihat Indonesia seperti Suriah bukan??, yang awalnya mereka membiarkan kelompok yang berteriak 'Pribumi Muslim'.(Jawad Dwipa/NMn)


Malu lantaran Surat permohonan maafnya beredar ke Publik Gus Nur Kembali CaciMaki Banser, NU




Nahimunkarnews.com -- Malu lantaran Surat permohonan maafnya beredar ke Publik Gus Nur Kembali CaciMaki Banser, NU. Setelah beberapa media memberitakan perihal surat pernyataan  permohonan maaf bermaterei dari Gus Nur kepada Banser, Ansor dan warga NU, Gus Nur malah bikin postingan yang mengingkari tulisan tangannya sendiri.

Padahal dalam pemberitaan sebelumnya Gus nur telah mengaku khilaf, dan menyesal telah sering melakukan ujaran-ujaran kebencian dan penghinaan kepada kyai NU Banser dan Ansor. Gus Nur sudah bertobat dan berjanji tak akan mengulangi perbuatan tercelanya lagi, karena kini ia sadar bahwa video-videonya yg telah tersebar diinternet tersebut telah melukai mayoritas warga Nahdiyin.

Berikut isi lengkap status facebook yang diambil dari akun facebook resmi milik Gus Nur:

Banser Oh Banser.... 

Sudah aku duga...Tiba - tiba WA dan email banjir bandang masuk pertanyaan dan berita, gusnur minta maaf kepada banser dan gusnur sedang dipersekusi oleh banser... benarkah gusnur minta maaf sama banser ? Benarkah gusnur dipersekusi oleh banser ? Benarkah gusnur membuat surat pernyataan diatas meterei ? 

Tiba - tiba WA dan email penuh dapat kiriman foto surat pernyataan saya, padahal surat itu dibuat bukan untuk dipublish atau di share untuk umum....Sudah saya duga... Sudah saya prediksi... 

aku Mengalah, engkau publish dan engkau pelintir seolah - olah aku kalah... aku Merendahkan hati, engkau publish dan engkau pelintir seolah - olah aku lemah.. 

aku legowo ternyata engkau publish dan engkau pelintir seolah olah aku sedang dipersekusi... Saling Jabat tangan, saling foto - foto, saling tersenyum dan saling minta maaf... 

TERNYATA KAMUFLASE.. sudah aku duga.....Apa kalian sudah merasa hebat ? Merasa menang ? Dan kalian anggap aku kalah ? Nggeh mboten nopo - nopo... 

Jangan kau kira aku kan kalah, jangan kau kira aku putus asa, kesombonganmu pada diriku, tak kan bisa, melukai aku.... karena Allah dan Rosulullah bersemayam dalam dadaku.... Puas puaskan dirimu merasa diatas angin... Puas puaskan merasa jagoan dan merasa adigung adiguna... aku terima penghianatanmu dengan lapang dada....aku ikhlas diposisikan seolah olah terdakwa dan lemah... aku memaafkan kalian semua, termasuk para haters dan penduduk dunia maya, semoga kalian semua berkah umurnya dan husnul khotimah wafatnya...

Untuk Saudaraku, jamaah, teman dan semua sedulurku yang satu resonansi denganku... juga fpi dan kokam, dan teman2 team pengacara muslim... wabil khusus semua panitia yang menemani safari dakwah saya di jawa tengah, insya Allah saya baik - baik saja, saya sehat lahir dan batin.. hanya sedikit demam dan radang tenggorokan karena full nonstop dakwah selama 3 hari 3 malam... 

saya pesan, tidak usah ditanggapi dgn emosi beredarnya surat pernyataan itu, tdk usah dikomentari dgn caci maki status2 yang me- mlintir tentang surat pernyataan itu, sampun tetap ngalah dan mendel mawon, saya sudah ikhlaskan kalau surat pernyataan itu di share dan disalah artikan dan di salah gunakan.... salam hakekat salam ma'rifatullah... 

Namun baru beberapa jam berita tersebut beredar dijagat maya, Gus Nur buru-buru membuat postingan yang berisi nada bantahan akan kebenaran berita tersebut, malahan ia seperti kembali menghina dan menantang BANSER.[NMn]